kobarnews.id
Selasa, 3 November 2026
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Lifestyle
  • Hukum
  • Budaya
  • Ekbis
  • Barjas
  • Infrastruktur
  • Inspirasi
  • Kesehatan
  • Kobar Mania
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial
  • Tekno
  • Viral
  • Pandeglang
  • Kabupaten Pandeglang
  • Banten
  • Lebak
  • Kabupaten Lebak
  • Rangkasbitung
  • Pemkab Lebak
  • Wisata Pandeglang
kobarnews.idkobarnews.id
Font ResizerAa
  • News
  • Viral
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Barjas
  • Budaya
  • Daerah
  • Ekbis
  • Infrastruktur
  • Inspirasi
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Kobar Mania
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial
  • Tekno
Search
  • Kanal
    • News
    • Daerah
    • Viral
    • Hukum
    • Ekbis
    • Nasional
    • Kesehatan
    • Internasional
    • Barjas
    • Inspirasi
    • Budaya
    • Kobar Mania
    • Lifestyle
    • Politik
    • Infrastruktur
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Sosial
    • Pemerintahan
    • Tekno
Punya akun? Masuk
Follow US
© 2026 Kobarnews.id. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com
BudayaDaerahInspirasiNewsViral

Dari Ngamen ke Jagat Digital, Dede Fatality Buktikan Musisi Jalanan Bisa Naik Kelas

Oleh:
Redaksi
Oleh:Redaksi
Editor
Follow:
- Editor
8 Agustus 2026
Bagikan
3 menit baca
Deden Suratman alias Dede Fatality musisi violin asal Rangkasbitung.
Bagikan

Kobarnews.id, LEBAK – Jalan hidup Deden Suratman alias Dede Fatality terbilang tidak biasa. Berawal dari mengamen di jalanan sekitar tahun 2000, kini musisi violin asal Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Banten, tersebut mampu membawa karya musiknya ke berbagai platform digital.

Nama Dede Fatality belakangan mulai mencuri perhatian warganet melalui konten-konten musik yang diunggah di media sosial. Permainan violin, aransemen musik instrumental, hingga konten hiburan menjadi sajian yang rutin dibagikannya.

Nama “Dede Fatality” kini menjadi identitas digital Deden Suratman. Ia aktif di sejumlah platform media sosial, seperti TikTok, YouTube, Instagram, dan Facebook.

Namun, di balik eksistensinya di dunia maya, ada perjalanan panjang yang telah dilalui Deden. Dunia musik sudah digelutinya sejak lama. Sekitar tahun 2000, ia memulai langkahnya sebagai pengamen jalanan.

- Advertisement -
Ad image

Dari jalanan itulah kemampuan bermusiknya terus diasah. Violin menjadi senjata utama Deden dalam mencari penghidupan sekaligus mengekspresikan kecintaannya terhadap musik.

Baca Juga:

Kejar Aset Koruptor hingga Bandung, Kejari Pandeglang Sita Harta Tafsirudin Rp 7,5 Miliar
Bupati Hasbi Ingatkan RSUD dr Adjidarmo, Pelayanan Pasien Tak Boleh Diskriminatif
Tuntut Ditemui Gubernur dan Ketua DPRD Banten, X-NAPi Ancam Gelar Aksi 60 Hari, Bawa Pocong dan Keranda
Islam Dominasi 98,98 Persen Penduduk Lebak, Disdukcapil Ajak Masyarakat Jaga Toleransi

Waktu berlalu. Perkembangan teknologi dan media sosial kemudian membuka panggung baru bagi Deden. Ia tak lagi hanya memainkan musik di jalanan, tetapi juga memperkenalkan karya-karyanya kepada masyarakat melalui platform digital.

Tak berhenti sebagai kreator konten, Dede Fatality juga serius menggarap karya musik. Sejumlah lagu yang telah dirilis antara lain Musik Biola Sedih, Cinta Ini Milik Kita Omusku, The Shadow of Kayas, dan Last Story.

Ia juga memiliki mini album berjudul Permulaan Langkah. Karya-karyanya dapat dinikmati melalui berbagai layanan musik digital, seperti Spotify, Apple Music, YouTube Music, Amazon Music, dan Shazam.

Baca Juga:

Wamenag Buka Perkemahan Milad ke-30 Ponpes Manahijussadat, Santri Diminta Tunjukkan Potensi Terbaik
Kapolres Lebak Turun Langsung Atur Lalu Lintas, Pastikan Aktivitas Pagi Lancar
Pemprov Banten Salurkan Bansos Rp 8,15 Miliar, 16.311 Keluarga Terima Bantuan
Mahasiswa Lebak Geruduk KP3B, Bongkar Dugaan Proyek Bang Andra Tak Sesuai Spek

Kiprah tersebut membuat Dede Fatality memiliki dua wajah sekaligus. Di satu sisi, ia dikenal sebagai kreator konten yang aktif menyapa warganet. Di sisi lain, ia terus membangun identitas sebagai musisi independen dengan violin dan musik instrumental sebagai kekuatannya.

- Advertisement -
Ad image

Perjalanan Deden Suratman menjadi Dede Fatality memperlihatkan bahwa keterbatasan tempat dan latar belakang bukan penghalang untuk berkarya. Dari jalanan, ia mencoba menembus ruang digital dan membawa musiknya ke hadapan khalayak yang lebih luas.

Kisah Dede juga menjadi gambaran bagaimana media sosial dan platform musik digital kini dapat menjadi panggung alternatif bagi musisi daerah. Tak harus lahir dari industri musik besar, karya tetap bisa menemukan pendengarnya selama terus dibuat, diperkenalkan, dan dikembangkan. (Dian)

- Advertisement -
Ad image
Bagikan berita ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Copy Link
Sebelumnya Pekarangan Rumah Disulap Jadi Kebun Melon, Warga Sawarna Raup Puluhan Juta Sekali Panen
Selanjutnya Belajar dari Keterbatasan, Andra Soni Permudah Akses Pendidikan Anak Banten
- Advertisement -
Ad image
TERKINI

Wagub Dimyati Hadiri Turnamen Catur di Serang, Dorong Pembinaan Atlet Muda

Gerak Cepat! Pemkab Lebak Benahi Fasilitas Alun-alun Rangkasbitung Usai Dikeluhkan Warga

Demokrat Usul Gerai Mutasi Kendaraan di MPP Pandeglang untuk Dongkrak PAD

Wagub Banten Minta Santri Tak Cuma Pintar, tapi Juga Berakhlak Mulia

Pilkades Serentak 2027 di Tangerang, FMPD Desak Pemkab Segera Sosialisasikan Perbup

- Advertisement -
Ad image
- Advertisement -
Ad image
Berita Terkait
Daerah News

Kabel Semrawut di Gerbang Perumahan Banten Metropolis Terbakar, Warga Padamkan Api

Daerah Nasional

Pengurus DPD dan DPC Gerindra se-Banten Resmi Dilantik, Dasco Targetkan Kemenangan 2029

Daerah Ekbis

KNMP Dibangun di 5 Desa Pesisir Lebak, Pemkab Optimistis Dongkrak Ekonomi Nelayan

Budaya Inspirasi

Bikin Bangga! Ponpes Al Marjan Mulabaru Borong 6 Piala di MOMB 2026 Banten

Daerah Hukum

Cegah C3 dan Geng Motor, Polres Lebak Gencarkan Patroli KRYD

  • Trending Topics:
  • Daerah
  • Viral
  • News
  • Pemerintahan
  • Hukum
  • Inspirasi
  • Nasional
  • Pendidikan
  • Budaya
  • Ekbis
  • Politik
kobarnews.id
Kobarnews.id mengangkat berbagai isu, mulai dari politik, pemerintahan, hukum, sosial, ekonomi, pendidikan, kesehatan, lingkungan, budaya, hingga peristiwa dan perkembangan masyarakat di daerah.
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak & Iklan
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Syarat & Ketentuan

2016 © Kobarnews.id. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com