kobarnews.id
Minggu, 25 Oktober 2026
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Lifestyle
  • Hukum
  • Budaya
  • Ekbis
  • Barjas
  • Infrastruktur
  • Inspirasi
  • Kesehatan
  • Kobar Mania
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial
  • Tekno
  • Viral
  • Pandeglang
  • Kabupaten Pandeglang
  • Banten
  • Lebak
  • Kabupaten Lebak
  • Rangkasbitung
  • Pemkab Lebak
  • Wisata Pandeglang
kobarnews.idkobarnews.id
Font ResizerAa
  • News
  • Viral
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Barjas
  • Budaya
  • Daerah
  • Ekbis
  • Infrastruktur
  • Inspirasi
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Kobar Mania
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial
  • Tekno
Search
  • Kanal
    • News
    • Daerah
    • Viral
    • Hukum
    • Ekbis
    • Nasional
    • Kesehatan
    • Internasional
    • Barjas
    • Inspirasi
    • Budaya
    • Kobar Mania
    • Lifestyle
    • Politik
    • Infrastruktur
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Sosial
    • Pemerintahan
    • Tekno
Punya akun? Masuk
Follow US
© 2026 Kobarnews.id. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com
DaerahEkbisNewsViral

Ekonomi Banten Tumbuh 5,49%, Sensus Ekonomi 2026 Jadi Acuan Kebijakan

Oleh:
Redaksi
Oleh:Redaksi
Editor
Follow:
- Editor
13 Oktober 2026
Bagikan
4 menit baca
Kadiskominfo Banten Beni Ismail bersama Sekda Deden Apriandhi di acara Insights Forum: Membedah Langkah Ekonomi Banten dan Penganugerahan Kontributor Data 2026 di Hotel Aston, Serang.
Bagikan

Kobarnews.id, SERANG – Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Banten Deden Apriandhi menyebut Sensus Ekonomi (SE) 2026 menjadi salah satu instrumen penting untuk memetakan sumber pertumbuhan ekonomi baru di Banten. Hasil sensus tersebut akan menjadi dasar penyusunan kebijakan pembangunan ekonomi yang tepat sasaran.

Hal itu disampaikan Deden dalam acara Insights Forum: Membedah Langkah Ekonomi Banten dan Penganugerahan Kontributor Data 2026 di Hotel Aston, Kota Serang, Selasa (13/10/2026). Kegiatan tersebut mengusung tema ‘Membedah Lanskap Ekonomi Banten Era Industri 5.0 melalui Lensa Sensus Ekonomi 2026’.

Dalam kegiatan itu, Deden bersama Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Banten Yusniar Juliana juga menyerahkan penghargaan kepada sejumlah instansi dan pihak swasta yang berkontribusi dalam menyukseskan pelaksanaan SE 2026.

Deden mengatakan, hasil sensus diharapkan dapat memberikan gambaran mengenai struktur dan karakteristik usaha di Banten. Data tersebut juga diperlukan untuk mengidentifikasi sektor unggulan dan menemukan sumber pertumbuhan ekonomi baru.

- Advertisement -
Ad image

“Ini termasuk pemetaan sumber pertumbuhan ekonomi baru serta perumusan strategi transformasi ekonomi Banten yang makin produktif, inklusif, dan berkelanjutan,” kata Deden.

Baca Juga:

PUB Serahkan 70 Ribu Bibit Tanaman untuk Masyarakat Adat Baduy
200 Becak Listrik Bantuan Prabowo Tiba di Lebak, Pengemudi Lansia Segera Kebagian
NasDem Lebak Bidik Kursi Ketua DPRD pada Pemilu 2029
12 Desa di Lebak Bakal Gelar Pilkades Serentak Desember 2027

Dia menyebut pertumbuhan ekonomi Banten menunjukkan tren positif. Pada 2024, ekonomi Banten tumbuh 4,79 persen, kemudian meningkat menjadi 5,37 persen pada 2025. Sementara itu, pada triwulan II-2026, pertumbuhan ekonomi Banten mencapai 5,49 persen.

Menurutnya, capaian tersebut perlu disyukuri sekaligus menjadi pendorong untuk menjaga optimisme terhadap prospek perekonomian daerah.

“Semangat optimisme ini hendaknya senantiasa kita jaga dan perkuat melalui kolaborasi, inovasi, serta kebijakan pembangunan yang makin tepat sasaran,” ujarnya.

Baca Juga:

4.923 Balita di Lebak Alami Stunting, DPRD Desak Pemkab Serius Tangani
Hari Santri, Wagub Banten Dorong Pesantren Jadi Benteng Literasi dan Moral
Pabrik Sepatu Korea di Lebak Tutup Permanen, 1.100 Karyawan Kena PHK
Bapenda Lebak Gelar Operasi Penagihan Pajak Serentak, Fokus 6 Jenis Pajak

Deden menambahkan, Bank Indonesia memprakirakan ekonomi Banten pada 2026 tumbuh di kisaran 5,1 hingga 5,9 persen. Namun, pertumbuhan tersebut harus diikuti langkah nyata agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat.

- Advertisement -
Ad image

Upaya itu, kata dia, dapat dilakukan melalui penciptaan lapangan kerja, peningkatan produktivitas, penguatan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta pemerataan pembangunan di seluruh wilayah Banten.

Selain itu, pengembangan kawasan industri baru, peningkatan investasi, dan sektor pariwisata dinilai penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi di seluruh kabupaten dan kota di Banten.

Deden juga menilai Insights Forum menjadi momentum strategis untuk memperkuat sinergi antarpemangku kepentingan sekaligus menyamakan pemahaman mengenai arah transformasi ekonomi daerah di era Industri 5.0.

- Advertisement -
Ad image

“Masukan dan rekomendasi dari forum ini akan menjadi landasan merumuskan kebijakan serta menyusun program pembangunan daerah yang terarah, terukur, dan berbasis bukti (evidence-based policy). Yang terpenting adalah meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan kemajuan daerah secara berkelanjutan,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala BPS Provinsi Banten Yusniar Juliana mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bentuk apresiasi kepada para pemangku kepentingan yang telah mendukung pelaksanaan SE 2026.

Baca Juga:

Prihatin Jalan Berlubang di Cisata Pandeglang, Golkar dan Warga Bakal Gelar Aksi Tambal Jalan
Truk Terguling di Tanjakan Batu Cikulur Lebak, Belum Dievakuasi
Dump Truck Diduga Rem Blong Terjun ke Jurang di Lebak, Sopir Patah Hidung
Kejurnas Catur 2026 Digelar di Banten, Diikuti 963 Peserta dari 32 Provinsi

Dia menyebut proses pendataan Sensus Ekonomi 2026 di Banten telah mencapai 100 persen.

“Data ini merupakan potret menyeluruh dari kondisi perekonomian masyarakat Banten berdasarkan fakta riil yang dikumpulkan oleh petugas di lapangan,” kata Yusniar.

Menurutnya, data yang valid dan terverifikasi akan membantu pemerintah daerah dalam merancang serta menjalankan program pembangunan secara efektif.

Hal tersebut juga sejalan dengan tema Hari Ulang Tahun (HUT) ke-26 Provinsi Banten, yakni ‘Banten Bergerak, Maju Berdampak’.

“Kata kuncinya adalah berdampak. Data yang kami himpun dari masyarakat harus berdampak serta menjadi tolok ukur dalam setiap pengambilan kebijakan agar benar-benar tepat sasaran,” pungkasnya. (Red/Fidz)

Bagikan berita ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Copy Link
Sebelumnya Polres Lebak Tangkap 3 Orang Terkait Kasus Sabu di Cipanas, 55,3 Gram Disita
Selanjutnya Hari Pertama Bertugas, Kapolda Banten Hendra Kurniawan Temui PWI
- Advertisement -
Ad image
TERKINI

2 Tahun Prabowo-Gibran, KAMMI Serang Raya Soroti MBG hingga Karhutla

Beasiswa Santri Lebak Rp 1 Miliar, 100 Santri Dapat Rp 1 Juta per Bulan

Bupati Lebak Ajak Warga Awasi Kualitas Pembangunan Jalan Lingkungan Senilai Rp 3,8 Miliar

Kapolres Lebak Pimpin Green Policing, Tanam Pohon di Muncang

3.592 Kasus TBC Ditemukan di Lebak, Dinkes Gencarkan Tracing hingga Desa

- Advertisement -
Ad image
- Advertisement -
Ad image
Berita Terkait
Daerah News

Kemarau Panjang, 75 Desa di Lebak Krisis Air Bersih

Daerah Hukum

Polda Banten Tanam 1.000 Pohon, Kapolda: Polisi Harus Peduli Lingkungan

Daerah Pendidikan

USBR Gandeng BSN, Mahasiswa Dibekali Strategi Marketing Era Digital

Budaya Daerah

Kapolsek Gunungkencana Hadiri Hari Santri 2026, Diawali Salat Istisqah

Budaya Daerah

Dukung Green Policing, Kapolsek Panggarangan Ajak Warga Tanam Pohon Buah

  • Trending Topics:
  • Daerah
  • Viral
  • News
  • Pemerintahan
  • Hukum
  • Inspirasi
  • Pendidikan
  • Nasional
  • Budaya
  • Ekbis
  • Politik
kobarnews.id
Kobarnews.id mengangkat berbagai isu, mulai dari politik, pemerintahan, hukum, sosial, ekonomi, pendidikan, kesehatan, lingkungan, budaya, hingga peristiwa dan perkembangan masyarakat di daerah.
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak & Iklan
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Syarat & Ketentuan

2016 © Kobarnews.id. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com