kobarnews.id
Rabu, 16 September 2026
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Lifestyle
  • Hukum
  • Budaya
  • Ekbis
  • Barjas
  • Infrastruktur
  • Inspirasi
  • Kesehatan
  • Kobar Mania
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial
  • Tekno
  • Viral
  • Pandeglang
  • Banten
  • Rangkasbitung
  • Kabupaten Lebak
  • Kabupaten Pandeglang
  • Pemkab Lebak
  • Video viral
  • Gempa NTT
kobarnews.idkobarnews.id
Font ResizerAa
  • News
  • Viral
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Barjas
  • Budaya
  • Daerah
  • Ekbis
  • Infrastruktur
  • Inspirasi
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Kobar Mania
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial
  • Tekno
Search
  • Kanal
    • News
    • Daerah
    • Viral
    • Hukum
    • Ekbis
    • Nasional
    • Kesehatan
    • Internasional
    • Barjas
    • Inspirasi
    • Budaya
    • Kobar Mania
    • Lifestyle
    • Politik
    • Infrastruktur
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Sosial
    • Pemerintahan
    • Tekno
Punya akun? Masuk
Follow US
© 2026 Kobarnews.id. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com
DaerahNewsPemerintahanPendidikanViral

Gubernur Banten Resmikan 7 Sekolah Baru, Perluas Akses Pendidikan

Oleh:
Redaksi
Oleh:Redaksi
Editor
Follow:
- Editor
31 Agustus 2026
Bagikan
6 menit baca
Gubernur Andra Soni dan Wagub Dimyati Natakusumah di acara Peresmian tujuh USB tersebut dilakukan di SMAN 33 Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang.
Bagikan

Kobarnews.id, TANGERANG – Gubernur Banten Andra Soni meresmikan tujuh unit sekolah baru (USB) untuk memperluas akses pendidikan di Banten. Pemprov Banten juga menjalankan Program Sekolah Gratis (PSG) bagi siswa sekolah swasta.

Peresmian tujuh USB tersebut dilakukan di SMAN 33 Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang, Senin (31/8/2026). Enam sekolah lainnya yang diresmikan yakni SMKN 16 Kabupaten Tangerang, SMKN 12 Kota Tangerang, SKh 01 Kabupaten Serang, SMKN 2 Cihara Kabupaten Lebak, SMAN 9 Kota Serang, dan SMKN 17 Kabupaten Pandeglang.

Andra mengatakan pembangunan sekolah baru merupakan bagian dari program Banten Cerdas untuk mewujudkan pendidikan yang merata, berkualitas, dan berkeadilan.

“Tak hanya sekadar membangun gedung sekolah, tetapi lebih dari itu guna menghadirkan kesempatan belajar yang lebih dekat dan lebih luas bagi anak-anak di Provinsi Banten,” kata Andra.

- Advertisement -
Ad image

Dia mengatakan pembangunan pendidikan di Banten diarahkan pada tiga aspek, yakni ketersediaan, keterjangkauan, dan kualitas pendidikan.

Baca Juga:

KPK Bongkar Dugaan Korupsi di ATR/BPN, Uang Rp106,3 Miliar Diamankan
Pengajian Triwulan IPARI Lebak Perkuat Kompetensi dan Soliditas Penyuluh Agama
Kabut Tebal Hambat Pencarian 5 Jurnalis dan 3 ABK Hilang di Selat Sunda
Basarnas Pastikan Video Drone Speedboat Arupadhatu I di GAK Sudah Dicek, Hasilnya Nihil

Pada 2025, Pemprov Banten membangun tujuh USB dengan tambahan daya tampung sekitar 1.356 peserta didik. Selain pembangunan sekolah baru, pemerataan akses pendidikan dilakukan melalui Program Sekolah Gratis.

Program tersebut pada 2025 menjangkau 801 SMA, SMK, dan SKh swasta dengan total 60.705 siswa penerima manfaat.

“Kita arahkan untuk mewujudkan pendidikan yang semakin merata, terjangkau dan berkualitas,” ujarnya.

Baca Juga:

Amir Hamzah Lantik Pengurus Pramuka Kalanganyar, Dorong Cetak Generasi Berkarakter
Rembug Pendidikan Lebak Digelar, Amir Hamzah Dorong Kolaborasi Lintas Sektor
Puntung Rokok Diduga Picu Kebakaran, Kebun Bambu 3 Hektare di Lebak Terbakar
Suahasil Kembali Jadi Menkeu, Bea Cukai Diminta Gencar Berantas Rokok Ilegal
Andra-Dimyati saat bercengkrama bersama para siswa di SMAN 33 Kecamatan Sepatan Tangerang.

Andra juga mendorong pemerintah kabupaten dan kota berkolaborasi dengan Pemprov Banten, terutama dalam penyediaan lahan untuk pembangunan USB.

- Advertisement -
Ad image

“Lahannya disiapkan oleh masing-masing Kabupaten/Kota, pembangunan infrastrukturnya Provinsi,” jelasnya.

Menurut Andra, penyediaan lahan menjadi salah satu tantangan dalam pembangunan sekolah baru karena prosesnya membutuhkan waktu cukup panjang.

Dia mengatakan Pemprov Banten akan terus mengevaluasi program pendidikan agar lebih tepat sasaran dan efektif.

- Advertisement -
Ad image

APM dan APK Pendidikan Banten Naik

Andra menyebut sejumlah indikator pendidikan Banten menunjukkan peningkatan. Berdasarkan data BPS, angka partisipasi murni (APM) SMA/SMK sederajat naik dari 63,50% pada 2024 menjadi 65,28% pada 2025.

Sementara angka partisipasi kasar (APK) SMA/SMK sederajat meningkat dari 79,42% menjadi 82,97% dalam periode yang sama.

Baca Juga:

Basarnas Telusuri Video Udara yang Diduga Rekam Speedboat Arupadhatu 1 di Selat Sunda
Komisi II DPR Soroti Pengelolaan Aset Daerah, Sekda Lebak Ikuti Rapat Virtual
Istri Bupati Lebak Tinjau Pembangunan RTLH Warga Cijoro Lebak
AKBP Herfio Zaki Dipercaya Jadi Dirkrimum Polda Banten, Pegang Prinsip Berbuat Baik dan Bersedekah

“Data tersebut menunjukkan bahwa semakin banyak penduduk usia sekolah menengah yang mengikuti pendidikan pada jenjang yang sesuai dengan usianya,” kata Andra.

Meski meningkat, Andra menilai angka tersebut masih menyisakan pekerjaan rumah. Menurutnya, APM sebesar 65,28% dan APK 82,97% menunjukkan masih banyak anak yang perlu dipastikan memperoleh akses pendidikan menengah.

“Karena itu, pekerjaan kita belum selesai. Justru angka-angka itu menjadi alasan mengapa Pemprov Banten harus terus memperkuat kebijakan pendidikan yang berpihak kepada masyarakat,” ujarnya.

Warga Sambut Sekolah Baru

Ketua RT setempat, Muhadi (64), mengaku bersyukur dengan hadirnya SMAN 33 Kabupaten Tangerang. Menurutnya, warga sebelumnya kesulitan mendapatkan akses sekolah negeri yang dekat.

Dia mengatakan jarak sekolah negeri terdekat sekitar 1,5 kilometer. Sementara sekolah swasta saat itu masih membutuhkan biaya.

“Tapi sekarang alhamdulillah. Kami sangat bersyukur adanya program sekolah gratis ditambah lagi dengan adanya sekolah baru ini yang lebih dekat,” kata Muhadi.

Warga lainnya, Tri Hardi (60), juga menyambut baik program tersebut. Dia mengatakan akses menuju SMA negeri sebelumnya cukup jauh.

“Pertama kita merasa terbantu dengan adanya program sekolah gratis dari Bapak Gubernur Andra Soni. Di sini ada Yayasan Perintis yang sudah menyelenggarakan PSG baik untuk tingkat SMA maupun SMK,” ujarnya.

Menurut Tri, keberadaan SMAN 33 Kabupaten Tangerang membuat warga lebih mudah mendapatkan akses pendidikan negeri. Dia juga menyebut pembangunan SMKN di sebelah sekolah tersebut masih berlangsung.

“Kami sangat senang dan bangga. Karena selama ini keluhan warga setiap PPDB itu pasti zonasi. Tapi dengan adanya sekolah ini, persoalan itu sudah terselesaikan,” katanya.

Pemkab Tangerang Siap Kolaborasi

Bupati Tangerang Moch Maesyal Rasyid mengatakan Pemkab Tangerang siap mendukung kebijakan Pemprov Banten di bidang pendidikan.

Menurutnya, meski SMA sederajat merupakan kewenangan pemerintah provinsi, masyarakat Kabupaten Tangerang menjadi pihak yang merasakan manfaatnya.

“Oleh karena itu kita siap berkolaborasi bersama Pemprov dalam pembangunan USB ke depan,” kata Maesyal.

Pemkab Tangerang juga menjalankan program pendidikan untuk sekolah yang menjadi kewenangannya. Program tersebut diharapkan dapat berjalan selaras dengan kebijakan Pemprov Banten.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten Jamaluddin mengatakan USB yang telah dibangun akan didukung dengan pemenuhan guru, tenaga kependidikan, serta sarana dan prasarana.

Pemerintah juga akan memperkuat mutu pembelajaran, tata kelola sekolah, kemitraan SMK dengan dunia usaha dan dunia industri (DUDI), serta melakukan monitoring dan evaluasi secara berkelanjutan.

“Kami terus mendorong penguatan kemitraan SMK dengan dunia usaha dan dunia industri agar lulusan memiliki kompetensi, karakter dan daya saing untuk bekerja maupun berwirausaha,” kata Jamaluddin.

Dalam kunjungan tersebut, Andra juga menyerahkan sejumlah bantuan sosial dan pendidikan. Bantuan antara lain berupa sembako, bantuan pendidikan bagi anak yatim piatu, bantuan untuk guru ngaji, musala dan masjid, bantuan sosial anak, bantuan bagi penyandang disabilitas dan lansia terlantar, serta bantuan jaminan sosial keluarga.

Selain itu, diberikan bantuan usaha ekonomi produktif, beasiswa Program Sarjana Penggerak Desa melalui bantuan keuangan desa, bantuan pangan beras, dan kacamata baca gratis bagi siswa.

Andra juga meninjau Pelayanan Terpadu Satu Pintu serta layanan Cek Kesehatan Gratis bagi siswa. (Red/Ris)

Bagikan berita ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Copy Link
Sebelumnya DPRD Pandeglang Setujui Perubahan KUA-PPAS 2026, Pendapatan Daerah Turun Rp170 M
Selanjutnya Pemkab Lebak Umumkan Pemenang Lomba Dekorasi Kantor HUT ke-81 RI
- Advertisement -
Ad image
TERKINI

Lima Pejabat Polda Banten Berganti, AKBP Sonny Harsono Resmi Jabat Kapolres Pandeglang

Pisah Sambut PJU Polda Banten Hengki: Mutasi Boleh, Silaturahmi Jangan Putus

Tim SAR Kejar 8 Orang Hilang Sampai Samudera Hindia

Peserta Pra-UKW PWI Serang Didorong Tampil Kompeten

Lima Pejabat Polda Banten Berganti, Kapolda Minta Pejabat Baru Segera Adaptasi

- Advertisement -
Ad image
- Advertisement -
Ad image
Berita Terkait
Daerah News

Banggar DPRD Pandeglang Tuntaskan Perubahan APBD 2026

Daerah Hukum

MPC PP Lebak Desak Setop Pemasangan Tiang WiFi Tak Berizin

Daerah News

Demokrat Pandeglang Sambangi Keluarga Kru Arupadatu I

Daerah Ekbis

Gubernur Andra Soni Tinjau KEK ETKI Banten, Investasi Capai Rp1,9 Triliun

Daerah Hukum

Kabel WiFi Menjuntai Kembali Jerat Pengendara, Warga Minta Pengusaha Bertanggung Jawab

  • Trending Topics:
  • Daerah
  • Viral
  • News
  • Pemerintahan
  • Inspirasi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Nasional
  • Budaya
  • Politik
  • Ekbis
kobarnews.id
Kobarnews.id mengangkat berbagai isu, mulai dari politik, pemerintahan, hukum, sosial, ekonomi, pendidikan, kesehatan, lingkungan, budaya, hingga peristiwa dan perkembangan masyarakat di daerah.
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak & Iklan
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Syarat & Ketentuan

2016 © Kobarnews.id. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com