kobarnews.id
Sabtu, 24 Oktober 2026
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Lifestyle
  • Hukum
  • Budaya
  • Ekbis
  • Barjas
  • Infrastruktur
  • Inspirasi
  • Kesehatan
  • Kobar Mania
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial
  • Tekno
  • Viral
  • Pandeglang
  • Kabupaten Pandeglang
  • Banten
  • Lebak
  • Kabupaten Lebak
  • Rangkasbitung
  • Pemkab Lebak
  • Wisata Pandeglang
kobarnews.idkobarnews.id
Font ResizerAa
  • News
  • Viral
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Barjas
  • Budaya
  • Daerah
  • Ekbis
  • Infrastruktur
  • Inspirasi
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Kobar Mania
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial
  • Tekno
Search
  • Kanal
    • News
    • Daerah
    • Viral
    • Hukum
    • Ekbis
    • Nasional
    • Kesehatan
    • Internasional
    • Barjas
    • Inspirasi
    • Budaya
    • Kobar Mania
    • Lifestyle
    • Politik
    • Infrastruktur
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Sosial
    • Pemerintahan
    • Tekno
Punya akun? Masuk
Follow US
© 2026 Kobarnews.id. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com
DaerahNewsPolitikViral

Kecewa Audiensi Ditunda, Aktivis KNPI Pandeglang Geruduk Kantor DPRD dan Sisir Ruangan Pimpinan

Oleh:
Redaksi
Oleh:Redaksi
Editor
Follow:
- Editor
20 Oktober 2026
Bagikan
5 menit baca
Ketua DPD KNPI Pandeglang Saepudin bersama jajaran pengurus melakukan orasi di dalam gedung wakil rakyat sambil menyisir semua ruang pimpinan.
Bagikan

Kobarnews.id, PANDEGLANG – Aktivis Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Pandeglang mendatangi kantor DPRD Pandeglang setelah kecewa dengan penjadwalan audiensi yang mereka ajukan. Dalam aksi tersebut, sejumlah aktivis merangsek masuk ke kantor DPRD hingga menyisir ruangan pimpinan dewan.

Berdasarkan pantauan di lokasi, para aktivis KNPI bergerak menuju ruangan Ketua DPRD Pandeglang. Namun, sejumlah ruangan pimpinan dalam kondisi tertutup dan tidak terlihat ada orang di dalamnya.

Ketua KNPI Kabupaten Pandeglang, Saepudin, didampingi Wakil Ketua KNPI, menyampaikan kekecewaannya terhadap pelayanan dan komunikasi pihak DPRD terkait penjadwalan audiensi yang dinilai tidak berjalan dengan baik.

Saepudin menilai, persoalan tersebut mencerminkan adanya miskomunikasi antara DPRD dan staf sekretariatnya. Padahal, pihaknya telah melayangkan surat resmi untuk meminta audiensi.

- Advertisement -
Ad image

“Terhadap DPRD Kabupaten Pandeglang, ini menjadi suatu kegaduhan bagi wakil rakyat. Ini berawal dari miskomunikasi dan komunikasi yang tidak baik yang dilakukan DPRD dengan staf kesekretariatannya. Kita sudah melayangkan surat untuk berdialog beraudiensi, tapi penjadwalannya sangat tidak baik,” ujar Saepudin kepada wartawan, Selasa (20/10/2026).

Baca Juga:

2 Tahun Prabowo-Gibran, KAMMI Serang Raya Soroti MBG hingga Karhutla
Beasiswa Santri Lebak Rp 1 Miliar, 100 Santri Dapat Rp 1 Juta per Bulan
Bupati Lebak Ajak Warga Awasi Kualitas Pembangunan Jalan Lingkungan Senilai Rp 3,8 Miliar
Kapolres Lebak Pimpin Green Policing, Tanam Pohon di Muncang

Dia menjelaskan, surat permohonan audiensi pertama telah dilayangkan sejak 21 Agustus 2026. KNPI kemudian mengirimkan surat susulan pada 14 Oktober 2026.

Menurut Saepudin, pihaknya tidak mendapatkan respons yang dianggap memadai hingga jadwal audiensi yang telah disepakati justru mengalami perubahan secara mendadak.

“Hari ini kita beraudiensi, surat resmi pembatalan baru datang dan dibatalkan ke hari besok. Kita melayangkan surat secara resmi, mereka membalas setengah dua belas lebih. Ini terhadap DPRD secara administrasi cacat birokrasi,” tegasnya.

Baca Juga:

3.592 Kasus TBC Ditemukan di Lebak, Dinkes Gencarkan Tracing hingga Desa
Kemarau Panjang, 75 Desa di Lebak Krisis Air Bersih
Polda Banten Tanam 1.000 Pohon, Kapolda: Polisi Harus Peduli Lingkungan
USBR Gandeng BSN, Mahasiswa Dibekali Strategi Marketing Era Digital

KNPI Soroti Revitalisasi dan PAD Pandeglang

- Advertisement -
Ad image

Saepudin mengatakan, ada sejumlah persoalan yang ingin disampaikan KNPI dalam audiensi tersebut. Di antaranya, revitalisasi sesuai Peraturan Daerah (Perda) Nomor 2 Tahun 2021 serta persoalan peningkatan pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Pandeglang.

Dia menyebut, KNPI telah melakukan advokasi di lapangan dan menemukan sejumlah persoalan yang menurut mereka perlu ditindaklanjuti, terutama terkait pengelolaan pendapatan daerah.

“Kami akan membahas revitalisasi sesuai Perda No 2 Tahun 2021. Dan kami juga akan membahas kenapa PAD Pandeglang tidak meningkat. Kami ada laporan dan hasil advokasi di bawah, ternyata ada persoalan dalam pengelolaannya. Ada beberapa oknum yang tidak bertanggung jawab dan tidak menyetorkan pajak. Ini yang ingin kami sampaikan terhadap DPRD sebagai fungsi pengawasan,” ungkap Saepudin.

- Advertisement -
Ad image

Temuan yang disampaikan KNPI tersebut rencananya akan dibahas bersama DPRD untuk meminta penjelasan sekaligus mendorong fungsi pengawasan terhadap pengelolaan pendapatan daerah.

DPRD Akui Ada Miskomunikasi

Baca Juga:

Kapolsek Gunungkencana Hadiri Hari Santri 2026, Diawali Salat Istisqah
Dukung Green Policing, Kapolsek Panggarangan Ajak Warga Tanam Pohon Buah
DLH Kota Serang Akui Minim Awasi Panglong Kayu yang Bakar Limbah di Kasemen
Polsek Kasemen Gencarkan Program Poliran, Cetak Wirausaha Mandiri

Menanggapi aksi tersebut, Wakil Ketua DPRD Pandeglang, Fikri Febriansyah, mengatakan pihaknya tidak memiliki niat untuk mengabaikan aspirasi KNPI. Dia menyebut surat permohonan audiensi dari KNPI telah diterima dan diteruskan kepada Komisi IV DPRD Pandeglang.

“Setiap masyarakat berhak menyampaikan aspirasi, menyampaikan pendapat dan berdialog berdiskusi dengan DPRD. Saya sudah menerima surat dari teman-teman KNPI dan sudah di Komisi IV dan Komisi IV pun sudah menjadwalkan di hari Rabu,” kata Fikri.

Fikri mengakui adanya miskomunikasi yang menyebabkan informasi mengenai jadwal audiensi tersebut tidak tersampaikan kepada pihak KNPI.

“Komunikasi itu terputus, tidak tersampaikan. Nanti saya akan cross check di mana miskomunikasinya. Ini tentu menjadi catatan kami supaya tidak terjadi lagi,” ujarnya.

Dia juga berjanji akan mengevaluasi kinerja staf sekretariat DPRD, khususnya terkait distribusi informasi penjadwalan audiensi agar persoalan serupa tidak kembali terjadi.

“Saya berkewajiban ketika sudah ditentukan oleh keputusan pimpinan DPRD dan pimpinan komisi, seyogyanya segera didistribusikan informasi kepada yang berkaitan,” tegasnya.

Terkait kekecewaan KNPI yang merasa aspirasinya disepelekan, Fikri menilai perasaan tersebut sebagai hal yang wajar. Menurutnya, keterlambatan penyampaian informasi menjadi persoalan komunikasi yang perlu segera diperbaiki.

“Saya anggap wajar. Ketika punya keinginan, punya harapan dan sudah menempuh dengan baik, tapi karena ada miss menganggap tidak dijadwalkan, disepelekan, ketika muncul perasaan itu saya sangat wajar. Tidak ada yang tidak selesai dengan komunikasi, tidak ada niat yang tidak baik juga, semuanya untuk kebaikan bersama,” pungkasnya.

DPRD Pandeglang berharap audiensi antara KNPI dan Komisi IV yang dijadwalkan pada Rabu mendatang dapat berjalan lancar. Pertemuan tersebut diharapkan menjadi ruang dialog untuk membahas persoalan revitalisasi serta peningkatan PAD Kabupaten Pandeglang. (Red/*)

Bagikan berita ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Copy Link
Sebelumnya Kemenag Pandeglang Akui Tak Berwenang Angkat PPPK Penuh Waktu, Bantuan Madrasah dari Pusat
Selanjutnya Kabel Fiber Optik Semrawut di Pandeglang Dikeluhkan Warga
- Advertisement -
Ad image
TERKINI

Proyek Akses Pelabuhan Warnasari Diduga Korupsi Rp3,2 Miliar, Polda Banten Limpahkan Tersangka ke Jaksa

Polda Banten Bongkar Dugaan Korupsi Kredit Bank BJB Rp 8,7 Miliar

Wagub Dimyati Mau Rombak OPD Banten, Bukan Gemukin Birokrasi

Puncak Hari Santri di Banten, Tablig Akbar Tekankan 5 Karakter Santri Menuju Indonesia Emas

Wagub Dimyati Ingatkan Santri: Jangan Cuma Jago Ngaji, Ilmu dan Akhlak Harus Mumpuni!

- Advertisement -
Ad image
- Advertisement -
Ad image
Berita Terkait
Budaya Daerah

K-TRACK Kenalkan Kopi Banten, Siapkan Wisata Edukasi dari Hulu ke Hilir

Budaya Daerah

Usai Pawai Hari Santri 2026, Ratusan Santri di Lebak Murak Liwet Bareng

Daerah News

Sambut HSN 2026, Pemkab Lebak Siapkan Beasiswa Rp 1 Miliar untuk 100 Santri

Daerah News

Diskomsantik Pandeglang Mulai Rapikan Kabel Semrawut, Tahap Awal 14 Km

Daerah News

KNPI Pandeglang Soroti Anggaran Perjalanan Dinas DPRD Rp 44 Miliar

  • Trending Topics:
  • Daerah
  • Viral
  • News
  • Pemerintahan
  • Hukum
  • Inspirasi
  • Pendidikan
  • Nasional
  • Budaya
  • Ekbis
  • Politik
kobarnews.id
Kobarnews.id mengangkat berbagai isu, mulai dari politik, pemerintahan, hukum, sosial, ekonomi, pendidikan, kesehatan, lingkungan, budaya, hingga peristiwa dan perkembangan masyarakat di daerah.
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak & Iklan
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Syarat & Ketentuan

2016 © Kobarnews.id. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com