Kobarnews.id, JAKARTA – Gubernur Banten Andra Soni mengenang momen wisudanya di Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Bhakti Pembangunan pada 2001. Momen itu terasa istimewa karena dihadiri ayah dan mendiang ibunya.
Kenangan tersebut disampaikan Andra Soni saat memberikan sambutan mewakili alumni dalam Wisuda XXVII Program Pascasarjana, Sarjana, dan Diploma Tiga (D-3) STIE Bhakti Pembangunan di Auditorium Manggala Wanabakti, Jakarta Pusat, Sabtu (17/10/2026).
Andra mengaku memilih STIE Bhakti Pembangunan pada 1996 karena keterbatasan biaya. Saat itu, dia mencari kampus yang biaya pendidikannya bisa dijangkau. Lokasinya yang dekat dengan tempat tinggalnya di Ciledug juga menjadi pertimbangan.
“Saya mendaftarkan diri di STIE Bhakti Pembangunan pada tahun 1996 karena tidak sanggup membayar biaya pendaftaran di kampus lain. Di sini (STIE Bhakti Pembangunan), biayanya saat itu masih bisa dicicil. Selain itu, lokasinya dekat karena saya tinggal di Ciledug,” kata Andra.
Andra mengambil program D-3 bidang Manajemen Perusahaan. Dia mengatakan kehadirannya dalam wisuda kali ini bukan sekadar sebagai tamu, melainkan juga untuk mengenang perjalanan hidupnya saat merintis masa depan.
“Alhamdulillah, hari ini saya diundang dalam kapasitas sebagai alumni. Tentunya saya tidak bisa menolak kehormatan ini, walaupun sebelumnya saya juga sudah beberapa kali hadir dalam kegiatan wisuda di kampus ini,” ujarnya.
Menurut Andra, wisuda menjadi momen penting bagi mahasiswa setelah melewati berbagai tantangan selama menempuh pendidikan. Kebahagiaan itu juga layak dirayakan bersama keluarga yang telah memberikan dukungan.
“Ini pernah saya rasakan. Tahun 1996 saya masuk kuliah, dan lima tahun kemudian baru bisa menyelesaikan program D-3,” tuturnya.
Dia pun berpesan agar para wisudawan tidak meremehkan perjuangan selama kuliah. Menurutnya, kerja keras yang dilakukan selama menempuh pendidikan akan menjadi bekal untuk menghadapi masa depan.
Andra juga meyakinkan para lulusan STIE Bhakti Pembangunan agar percaya diri bersaing dengan lulusan perguruan tinggi lain.
“Buktinya, dari 13 juta warga Banten, salah satu yang bisa menjadi Gubernur Banten adalah alumni dari STIE Bhakti Pembangunan,” ucapnya yang disambut tepuk tangan hadirin.
Di akhir sambutannya, Andra menyampaikan apresiasi kepada para dosen dan orang tua yang telah mendukung para mahasiswa hingga menyelesaikan pendidikan.
“Selamat kepada para dosen yang telah melahirkan sarjana-sarjana baru. Selamat juga kepada orang tua yang terus memberikan dukungan kepada anak-anaknya hingga bisa menyelesaikan studi. Saya yakin dan percaya, lulusan STIE Bhakti Pembangunan tidak kalah saing dengan yang lain,” pungkasnya.
Sementara itu, Ketua STIE Bhakti Pembangunan Yustinus Rawi Dandono mengatakan pihaknya mewisuda 144 lulusan pada periode ini.
Para lulusan tersebut berasal dari program Magister Manajemen, program sarjana Akuntansi dan Manajemen, serta program D-3 Akuntansi dan Manajemen.
Yustinus berpesan agar para lulusan segera meraih cita-cita dan tetap menjaga nama baik kampus.
“Kami mengucapkan selamat kepada Anda para wisudawan. Semoga segera memperoleh pekerjaan yang dicita-citakan dan tetap menjaga nama baik almamater. Seluruh alumni adalah duta STIE Bhakti Pembangunan yang juga mengemban tanggung jawab moral yang sama dengan sivitas akademika,” kata Yustinus. (Red)





