kobarnews.id
Jumat, 23 Oktober 2026
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Lifestyle
  • Hukum
  • Budaya
  • Ekbis
  • Barjas
  • Infrastruktur
  • Inspirasi
  • Kesehatan
  • Kobar Mania
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial
  • Tekno
  • Viral
  • Pandeglang
  • Kabupaten Pandeglang
  • Banten
  • Lebak
  • Kabupaten Lebak
  • Rangkasbitung
  • Pemkab Lebak
  • Wisata Pandeglang
kobarnews.idkobarnews.id
Font ResizerAa
  • News
  • Viral
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Barjas
  • Budaya
  • Daerah
  • Ekbis
  • Infrastruktur
  • Inspirasi
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Kobar Mania
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial
  • Tekno
Search
  • Kanal
    • News
    • Daerah
    • Viral
    • Hukum
    • Ekbis
    • Nasional
    • Kesehatan
    • Internasional
    • Barjas
    • Inspirasi
    • Budaya
    • Kobar Mania
    • Lifestyle
    • Politik
    • Infrastruktur
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Sosial
    • Pemerintahan
    • Tekno
Punya akun? Masuk
Follow US
© 2026 Kobarnews.id. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com
DaerahEkbisNasionalNewsViral

Antisipasi Gagal Panen saat Musim Hujan, Mulyadi Jayabaya Temui Airlangga

KADIN Siapkan Tiga Jurus Amankan Pangan Hadapi Musim Hujan Ekstrem

Oleh:
Redaksi
Oleh:Redaksi
Editor
Follow:
- Editor
17 Oktober 2026
Bagikan
3 menit baca
Wakil Ketua Umum Koordinator Bidang Pangan KADIN Indonesia, H. Mulyadi Jayabaya saat bertemu dengan Menko Perekonomian RI Airlangga Hartarto di Jakarta.
Bagikan

Kobarnews.id, JAKARTA – Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia menyiapkan sejumlah strategi untuk mengantisipasi risiko gagal panen dan gangguan distribusi pangan saat musim hujan. Langkah ini dilakukan menyusul peralihan dari kemarau panjang akibat El Nino menuju musim hujan yang diprediksi berintensitas tinggi pada akhir 2026.

Strategi tersebut disampaikan Wakil Ketua Umum Koordinator Bidang Pangan KADIN Indonesia, H. Mulyadi Jayabaya, saat beraudiensi dengan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto di Jakarta, Sabtu (17/10/2026).

Dalam pertemuan itu, Mulyadi melaporkan kesiapan dunia usaha dalam menjaga produksi pangan, melindungi petani, serta mengantisipasi potensi banjir dan gangguan distribusi akibat cuaca ekstrem.

“Kami melaporkan kepada Pak Menko terkait langkah KADIN dalam mengamankan produksi pangan di saat musim kemarau panjang akibat El Nino dan akan memasuki musim penghujan pada akhir tahun,” ujar Mulyadi.

- Advertisement -
Ad image

Menurut Mulyadi, sektor pangan nasional baru melewati tantangan kemarau panjang yang berdampak pada produktivitas pertanian di sejumlah daerah, terutama sentra produksi padi, jagung, dan hortikultura. Kondisi tersebut juga berpotensi meningkatkan biaya produksi petani.

Baca Juga:

2 Tahun Prabowo-Gibran, KAMMI Serang Raya Soroti MBG hingga Karhutla
Beasiswa Santri Lebak Rp 1 Miliar, 100 Santri Dapat Rp 1 Juta per Bulan
Bupati Lebak Ajak Warga Awasi Kualitas Pembangunan Jalan Lingkungan Senilai Rp 3,8 Miliar
Kapolres Lebak Pimpin Green Policing, Tanam Pohon di Muncang

Memasuki musim hujan, dia mengingatkan perlunya langkah antisipasi agar dampak kekeringan tidak berlanjut menjadi kerugian akibat banjir dan gagal panen.

“Jangan sampai kita sudah selamat dari kekeringan El Nino, tapi justru tumbang saat musim hujan karena banjir dan gagal panen. Petani harus kita lindungi,” tegas tokoh asal Lebak, Banten, itu.

KADIN Siapkan 3 Strategi

Baca Juga:

3.592 Kasus TBC Ditemukan di Lebak, Dinkes Gencarkan Tracing hingga Desa
Kemarau Panjang, 75 Desa di Lebak Krisis Air Bersih
Polda Banten Tanam 1.000 Pohon, Kapolda: Polisi Harus Peduli Lingkungan
USBR Gandeng BSN, Mahasiswa Dibekali Strategi Marketing Era Digital

Untuk menghadapi risiko tersebut, KADIN menyiapkan tiga strategi utama. Pertama, memperkuat rantai pasok dan penyerapan hasil panen dengan melibatkan pengusaha, penggilingan padi, distributor, hingga ritel modern.

- Advertisement -
Ad image

Langkah ini diharapkan membantu petani mendapatkan harga jual yang wajar sekaligus mencegah kerugian saat panen raya.

Kedua, memastikan ketersediaan sarana produksi dan akses permodalan. KADIN mendorong kolaborasi dengan BUMN pupuk, perbankan, dan perusahaan agribisnis untuk menjamin pasokan pupuk serta benih unggul yang sesuai dengan kondisi lahan, termasuk lahan yang berpotensi tergenang.

Ketiga, memperkuat mitigasi logistik dan pemanfaatan teknologi. Penggunaan fasilitas penyimpanan, sistem resi gudang, serta informasi cuaca berbasis digital didorong untuk membantu petani menentukan waktu tanam dan panen secara lebih tepat.

- Advertisement -
Ad image

Mulyadi menegaskan, upaya menjaga ketahanan pangan membutuhkan sinergi antara dunia usaha dan pemerintah. Kolaborasi diperlukan untuk memastikan ketersediaan sarana produksi sekaligus menjaga stabilitas harga pangan di tingkat konsumen.

Dia menyebut Airlangga menyambut baik laporan tersebut dan menekankan pentingnya kolaborasi pentahelix yang melibatkan pemerintah, pengusaha, petani, akademisi, dan media.

Baca Juga:

Kapolsek Gunungkencana Hadiri Hari Santri 2026, Diawali Salat Istisqah
Dukung Green Policing, Kapolsek Panggarangan Ajak Warga Tanam Pohon Buah
DLH Kota Serang Akui Minim Awasi Panglong Kayu yang Bakar Limbah di Kasemen
Polsek Kasemen Gencarkan Program Poliran, Cetak Wirausaha Mandiri

Menurut Mulyadi, ketahanan pangan tidak hanya berkaitan dengan produksi, tetapi juga kelancaran distribusi, keterjangkauan harga, dan kesejahteraan petani.

“Kami di KADIN ingin memastikan stok pangan aman, harga stabil, dan petani tetap sejahtera. Produksi tidak boleh turun hanya karena cuaca,” katanya.

Dia juga menekankan pentingnya menjamin ketersediaan pupuk dan benih unggul hingga tingkat provinsi serta kabupaten/kota di seluruh Indonesia, terutama menjelang musim tanam.

“Memasuki musim tanam, ketersediaan pupuk dan bibit unggul harus tersedia di seluruh provinsi, kabupaten/kota di seluruh Indonesia,” tandasnya. (Red/Dian)

Bagikan berita ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Copy Link
Sebelumnya Enam Tahun Menggantung, 104 Huntap Korban Bencana Lebak Dikebut Rampung Akhir 2026
Selanjutnya Kenang Wisuda Bareng Mendiang Ibu, Andra Soni Pulang ke Kampus
- Advertisement -
Ad image
TERKINI

Proyek Akses Pelabuhan Warnasari Diduga Korupsi Rp3,2 Miliar, Polda Banten Limpahkan Tersangka ke Jaksa

Polda Banten Bongkar Dugaan Korupsi Kredit Bank BJB Rp 8,7 Miliar

Wagub Dimyati Mau Rombak OPD Banten, Bukan Gemukin Birokrasi

Puncak Hari Santri di Banten, Tablig Akbar Tekankan 5 Karakter Santri Menuju Indonesia Emas

Wagub Dimyati Ingatkan Santri: Jangan Cuma Jago Ngaji, Ilmu dan Akhlak Harus Mumpuni!

- Advertisement -
Ad image
- Advertisement -
Ad image
Berita Terkait
Budaya Daerah

K-TRACK Kenalkan Kopi Banten, Siapkan Wisata Edukasi dari Hulu ke Hilir

Budaya Daerah

Usai Pawai Hari Santri 2026, Ratusan Santri di Lebak Murak Liwet Bareng

Daerah News

Sambut HSN 2026, Pemkab Lebak Siapkan Beasiswa Rp 1 Miliar untuk 100 Santri

Daerah News

Diskomsantik Pandeglang Mulai Rapikan Kabel Semrawut, Tahap Awal 14 Km

Daerah News

KNPI Pandeglang Soroti Anggaran Perjalanan Dinas DPRD Rp 44 Miliar

  • Trending Topics:
  • Daerah
  • Viral
  • News
  • Pemerintahan
  • Hukum
  • Inspirasi
  • Pendidikan
  • Nasional
  • Budaya
  • Ekbis
  • Politik
kobarnews.id
Kobarnews.id mengangkat berbagai isu, mulai dari politik, pemerintahan, hukum, sosial, ekonomi, pendidikan, kesehatan, lingkungan, budaya, hingga peristiwa dan perkembangan masyarakat di daerah.
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak & Iklan
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Syarat & Ketentuan

2016 © Kobarnews.id. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com