Kobarnews.id, PANDEGLANG – Sebuah mobil pemadam kebakaran (damkar) milik TNI menyerempet sejumlah warga saat acara peringatan Maulid Nabi di Desa Cibadak, Kecamatan Cimanggu, Kabupaten Pandeglang. Empat orang dilaporkan mengalami luka dan dilarikan ke fasilitas kesehatan terdekat.
Peristiwa itu terjadi saat ribuan jemaah menghadiri acara Maulid Nabi. Sebagian badan jalan diketahui digunakan sebagai tempat duduk jemaah karena lokasi kegiatan berada di pinggir jalan.
Salah seorang saksi mata, Nana, mengatakan dirinya berada di sekitar lokasi saat mobil damkar melintas di tengah ramainya jemaah.
“Memang ada acara muludan di Cibadak. Karena lokasinya di pinggir jalan, sebagian jalan digunakan untuk para jemaah. Saya berada di depan penerima tamu, di pinggir jalan,” kata Nana warga Cibadak saat dikonfirmasi wartawan melalui telepon, Rabu (2/9/2026).
Menurut Nana, lokasi kejadian berada di tikungan dan terdapat sejumlah jemaah yang duduk di pinggir jalan. Saat mobil damkar melintas, kendaraan tersebut disebut menyerempet sejumlah warga.
“Mobil itu begitu masuk tidak pelan-pelan, langsung menyeruduk. Harusnya pelan-pelan karena ada acara seperti itu. Jalannya juga sempit dan banyak tamu yang datang,” ujarnya.

Nana mengatakan peristiwa tersebut sempat terekam dalam video. Dalam rekaman itu, mobil damkar disebut tetap melintas ke area kegiatan meski kondisi di sekitar lokasi tengah dipadati jemaah.
Akibat kejadian tersebut, empat warga mengalami luka-luka. Para korban kemudian dibawa ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan perawatan.
“Ada yang kena keserempet di bagian kaki. Korbannya dibawa ke rumah sakit terdekat,” katanya.
Salah seorang korban bahkan sempat tidak sadarkan diri setelah terjatuh ke selokan akibat terserempet kendaraan.
“Yang satu sempat pingsan sampai tidak sadar karena terjungkal ke got. Saya yang menolong korban dalam kondisi tidak sadar,” ungkap Nana.

Warga yang berada di lokasi sempat menghentikan mobil damkar tersebut. Namun, situasi disebut tidak berkembang menjadi keributan.
“Kendaraannya berhenti dan dikelilingi masyarakat, tapi tidak sampai terjadi keributan. Masyarakat masih bisa menahan diri dan akhirnya damai,” katanya sambil mengirimkan video kejadian tersebut.
Menurut Nana, pihak TNI langsung menangani para korban dan membawa mereka untuk mendapatkan pertolongan medis. Ia menyebut pihak TNI bertanggung jawab atas penanganan para korban.
Namun, hingga saat ini kondisi terkini para korban belum diketahui secara pasti. Nana juga belum mengetahui fasilitas kesehatan tempat para korban menjalani perawatan.
“Kondisi terakhir saya kurang tahu karena dibawa ke rumah sakit atau puskesmas mana. Mungkin ke Cibaliung atau Panimbang, saya kurang tahu,” ujarnya.
Ia mengatakan sebagian korban mengalami luka pada bagian kaki. Salah seorang korban juga disebut mengalami luka cukup serius setelah terjatuh ke selokan.
Peristiwa tersebut menjadi perhatian warga karena acara Maulid Nabi malam itu dihadiri sekitar 1.000 jemaah dari berbagai daerah di luar Desa Cibadak, Kecamatan Cimanggu.
Warga berharap peristiwa itu menjadi evaluasi bagi panitia kegiatan maupun pihak terkait agar pengamanan dan pengaturan lalu lintas lebih diperketat saat kegiatan besar digelar di pinggir jalan.
Hingga berita ini ditulis, pihak terkait belum memberikan keterangan resmi mengenai peristiwa tersebut. (Red/Riyan)




