Kobarnews.id, SERANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang melakukan restrukturisasi terhadap tiga Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) untuk meningkatkan kinerja perusahaan sekaligus mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Langkah tersebut dilakukan melalui Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam (SDA) Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Serang. Pembenahan meliputi pengisian jabatan manajemen melalui proses seleksi hingga penajaman fokus bisnis masing-masing BUMD.
Kepala Bagian Perekonomian dan SDA Setda Kabupaten Serang, Raden Faisal Rahmansah, mengatakan pembinaan dan pembenahan BUMD menjadi salah satu prioritas pemerintah daerah.
“Kami ingin memastikan seluruh BUMD di Kabupaten Serang berjalan secara profesional, sehat, dan akuntabel. Oleh karena itu, langkah restrukturisasi, pengisian jabatan manajemen yang transparan melalui proses seleksi, hingga penataan kembali fokus bisnis terus kami genjot agar kontribusinya nyata untuk daerah dan pelayanan masyarakat,” kata Faisal saat ditemui di Kantor Setda Kabupaten Serang, Senin (31/8/2026).
Ada tiga BUMD yang menjadi perhatian Pemkab Serang, yakni PT BPR Serang (Perseroda), Perumda Air Minum Tirta Al-Bantani, dan PT Serang Berkah Mandiri (SBM).
PT BPR Serang
PT BPR Serang disebut memiliki kinerja keuangan yang positif dan telah meraih penghargaan tingkat nasional melalui Top BUMD Awards. Perusahaan juga memberikan kontribusi dividen kepada pemerintah daerah.
Pemkab Serang kini menyiapkan pembukaan kembali seleksi untuk jabatan Komisaris Independen. Langkah tersebut dilakukan untuk memperkuat fungsi pengawasan perusahaan.
Ke depan, BPR Serang juga diarahkan mempercepat digitalisasi layanan perbankan. Fokusnya antara lain memperluas akses pembiayaan produktif bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), khususnya di wilayah perdesaan.
Perumda Tirta Al-Bantani
Perumda Air Minum Tirta Al-Bantani juga menjadi salah satu BUMD yang mendapat perhatian dalam penataan bisnis.
Perusahaan air minum tersebut disebut mencatatkan tren laba positif dan sejumlah penghargaan tingkat nasional. Dari sisi bisnis, perusahaan diarahkan memperluas jaringan perpipaan untuk pelanggan domestik maupun industri.
Pemkab Serang juga tengah mematangkan rencana diversifikasi usaha melalui pembentukan anak perusahaan yang bergerak di sektor Air Minum Dalam Kemasan (AMDK).
PT Serang Berkah Mandiri
Sementara itu, PT Serang Berkah Mandiri (SBM) menjadi BUMD yang mendapat restrukturisasi paling signifikan. Langkah tersebut dilakukan setelah perusahaan mengalami stagnasi keuangan dan dinilai perlu memiliki bisnis yang lebih mandiri sehingga tidak bergantung pada APBD.
Pemkab Serang sebelumnya telah melantik Nasrul Ulum sebagai Komisaris Utama. Saat ini, pemerintah daerah juga tengah menjalankan seleksi terbuka untuk mengisi tiga posisi direksi.
Direksi baru nantinya akan diarahkan menajamkan bisnis utama perusahaan dengan memanfaatkan potensi ekonomi di sektor kepelabuhanan Bojonegara.
Faisal mengatakan penataan ketiga BUMD tersebut diharapkan tidak hanya meningkatkan kinerja perusahaan, tetapi juga memberikan kontribusi lebih besar terhadap perekonomian daerah dan PAD.
“Harapannya, ketiga BUMD ini bisa menjadi pilar penggerak ekonomi daerah yang mandiri, kompetitif, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat serta pemerintah daerah,” ujarnya. (Red/Oyo)




