kobarnews.id
Senin, 2 November 2026
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Lifestyle
  • Hukum
  • Budaya
  • Ekbis
  • Barjas
  • Infrastruktur
  • Inspirasi
  • Kesehatan
  • Kobar Mania
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial
  • Tekno
  • Viral
  • Pandeglang
  • Kabupaten Pandeglang
  • Banten
  • Lebak
  • Kabupaten Lebak
  • Rangkasbitung
  • Pemkab Lebak
  • Wisata Pandeglang
kobarnews.idkobarnews.id
Font ResizerAa
  • News
  • Viral
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Barjas
  • Budaya
  • Daerah
  • Ekbis
  • Infrastruktur
  • Inspirasi
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Kobar Mania
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial
  • Tekno
Search
  • Kanal
    • News
    • Daerah
    • Viral
    • Hukum
    • Ekbis
    • Nasional
    • Kesehatan
    • Internasional
    • Barjas
    • Inspirasi
    • Budaya
    • Kobar Mania
    • Lifestyle
    • Politik
    • Infrastruktur
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Sosial
    • Pemerintahan
    • Tekno
Punya akun? Masuk
Follow US
© 2026 Kobarnews.id. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com
DaerahEkbisInfrastrukturNasionalNewsViral

PT Wika Serpan Tunggak PBB-P2 Rp8,4 Miliar, Pemkab Lebak: Sudah Tiga Kali Ditegur

Oleh:
Redaksi
Oleh:Redaksi
Editor
Follow:
- Editor
3 Agustus 2026
Bagikan
3 menit baca
Bagikan

Kobarnews.id, LEBAK – PT Wijaya Karya pelaksana proyek tol Serang-Panimbang (Wika Serpan) tercatat masih menunggak pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak. Nilai tunggakan perusahaan pengelola Jalan Tol Serang-Panimbang itu mencapai Rp8,4 miliar.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Lebak, Agung Budi Santoso, membenarkan tunggakan tersebut. Menurutnya, tunggakan berasal dari kewajiban PBB-P2 tahun 2023, 2025, dan 2026.

“Total pokok pajaknya Rp7,2 miliar, sedangkan dendanya sekitar Rp1,2 miliar. Jadi keseluruhannya mencapai Rp8,4 miliar,” ujar Agung kepada wartawan, Senin (3/8/2026).

Agung mengungkapkan, Pemkab Lebak telah menempuh berbagai langkah penagihan, mulai dari komunikasi hingga penerbitan tiga kali surat teguran. Surat teguran pertama diterbitkan oleh Bapenda, kedua oleh Sekretaris Daerah, dan terakhir ditandatangani Bupati Lebak.

- Advertisement -
Ad image

“Jawaban dari pihak perusahaan tetap sama, yakni belum mampu memenuhi kewajiban pembayaran PBB-P2,” katanya.

Baca Juga:

DPC PPP Kabupaten Serang Dukung Mardiono, Siap Satu Komando Jelang Pemilu 2029
Wagub Dimyati Hadiri Turnamen Catur di Serang, Dorong Pembinaan Atlet Muda
Gerak Cepat! Pemkab Lebak Benahi Fasilitas Alun-alun Rangkasbitung Usai Dikeluhkan Warga
Demokrat Usul Gerai Mutasi Kendaraan di MPP Pandeglang untuk Dongkrak PAD

Berdasarkan hasil koordinasi, Wika Serpan mengaku mengalami kerugian pada 2024 sehingga memengaruhi kemampuan keuangannya. Menyikapi hal itu, Pemkab Lebak menawarkan skema penyelesaian berupa penghapusan denda serta pembayaran pokok pajak secara bertahap sesuai kemampuan perusahaan.

“Pak Bupati siap memberikan insentif berupa penghapusan denda dan pembayaran pokok pajak dengan sistem cicilan,” ujar Agung.

Ia menambahkan, perusahaan sebelumnya sempat melakukan pembayaran pada 2024 setelah adanya kebijakan insentif dari pemerintah pusat berupa penghapusan piutang dan diskon sebesar 30 persen.

Baca Juga:

Wagub Banten Minta Santri Tak Cuma Pintar, tapi Juga Berakhlak Mulia
Pilkades Serentak 2027 di Tangerang, FMPD Desak Pemkab Segera Sosialisasikan Perbup
Kabel Semrawut di Gerbang Perumahan Banten Metropolis Terbakar, Warga Padamkan Api
Pengurus DPD dan DPC Gerindra se-Banten Resmi Dilantik, Dasco Targetkan Kemenangan 2029

Meski memahami kondisi keuangan perusahaan, Agung menegaskan kewajiban pajak daerah tetap harus dipenuhi.

- Advertisement -
Ad image

“Kami mendukung program strategis nasional yang dijalankan Wika Serpan. Namun, kewajiban pajak daerah juga harus diselesaikan dengan skema yang adil bagi kedua belah pihak,” tegasnya.

Sementara itu, Manajer Pemasaran Strategis Wika Serpan, Muhammad Albagir, mengatakan perusahaan belum melakukan pembayaran karena masih menunggu kepastian regulasi.

Menurutnya, terdapat perubahan aturan yang mengatur Ruang Manfaat Jalan (Rumija), yang sebelumnya dikenakan PBB kini dialihkan menjadi Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP). Namun, hingga kini aturan turunannya belum diterbitkan.

- Advertisement -
Ad image

“Kami membutuhkan kepastian regulasi agar tidak menimbulkan persoalan dalam pemeriksaan, termasuk potensi temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK),” ujar Albagir.

Selain faktor regulasi, ia menyebut karakter bisnis jalan tol juga menjadi tantangan. Menurutnya, investasi jalan tol membutuhkan waktu lima hingga sepuluh tahun untuk mencapai titik impas (break even point), terlebih untuk ruas Serang-Panimbang yang berada di luar kawasan perkotaan.

Baca Juga:

KNMP Dibangun di 5 Desa Pesisir Lebak, Pemkab Optimistis Dongkrak Ekonomi Nelayan
Bikin Bangga! Ponpes Al Marjan Mulabaru Borong 6 Piala di MOMB 2026 Banten
Cegah C3 dan Geng Motor, Polres Lebak Gencarkan Patroli KRYD
Dua UMKM Lebak Tembus 16 Besar Jawara Banten, Bidik Tiket 10 Besar!

“Jadi bukan kami tidak mau membayar. Kami hanya membutuhkan kepastian regulasi dan berharap persoalan ini dilihat secara menyeluruh, bukan hanya dari sisi PBB-P2, tetapi juga manfaat pembangunan jalan tol secara keseluruhan,” tandasnya. (Mat)

Bagikan berita ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Copy Link
Sebelumnya Gubernur Andra Soni-Kapolda Banten Perkuat Sinergi Hadapi Ancaman Karhutla dan Kekeringan
Selanjutnya Pegawai Bapenda Lebak Protes Pembagian Insentif Upah Pungut Pajak, Dinilai Tak Sesuai Beban Kerja
- Advertisement -
Ad image
TERKINI

Festival Kaibon Kota Serang 2026 Berlangsung Meriah, Angkat Seni Budaya hingga UMKM Lokal

Ratusan Pemotor Jelajahi Wisata Alam Banten, Rayakan HUT ke-26

Fasilitas Lengkap, Curug Goong Mandalawangi Tawarkan Glamping dan Camping Ground Komunal

Pengurus PKB Pandeglang Dikukuhkan, Nawawi Desak Anggaran Pesantren dan Madrasah Ditambah

PKB Pandeglang Dikukuhkan, Muhaimin Iskandar Minta Kader Mulai Bergerak Menangkan Pemilu 2029

- Advertisement -
Ad image
- Advertisement -
Ad image
Berita Terkait
Daerah Ekbis

458 Mahasiswa USBR Diwisuda, Rektor: Kampus Harus Jadi Motor Penggerak Ekonomi Lebak

Daerah Infrastruktur

Pembangunan 5 Rutilahu Program TMMD ke-130 Kodim Lebak Capai 80 Persen

Daerah Hukum

Hari Keenam Operasi Patuh Maung 2026, Polda Banten Sasar 3 Titik

Daerah Hukum

Hari Keenam Operasi Patuh Maung 2026, Polisi Tindak Pelanggar Lalu Lintas di Lebak

Daerah Inspirasi

Sepekan Digembleng, KUMALA Siapkan Kader Jadi Pemimpin Masa Depan

  • Trending Topics:
  • Daerah
  • Viral
  • News
  • Pemerintahan
  • Hukum
  • Inspirasi
  • Nasional
  • Pendidikan
  • Budaya
  • Ekbis
  • Politik
kobarnews.id
Kobarnews.id mengangkat berbagai isu, mulai dari politik, pemerintahan, hukum, sosial, ekonomi, pendidikan, kesehatan, lingkungan, budaya, hingga peristiwa dan perkembangan masyarakat di daerah.
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak & Iklan
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Syarat & Ketentuan

2016 © Kobarnews.id. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com