Kobarnews.id, LEBAK – Rasa bangga dan syukur tengah dirasakan Muhammad Aldy Ramadhan, santri Kelas 5A Pondok Pesantren Modern Al-Mizan. Ia terpilih menjadi anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Tingkat Kabupaten Lebak Tahun 2026.
Bagi Aldy, terpilih sebagai Paskibraka bukan sekadar prestasi. Lebih dari itu, ia menganggapnya sebagai kehormatan sekaligus amanah untuk ambil bagian dalam upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
“Saya merasa sangat senang, bangga, dan bersyukur bisa terpilih menjadi anggota Paskibraka Kabupaten Lebak. Ini merupakan pengalaman yang sangat berharga dan sebuah kehormatan karena mendapatkan kepercayaan untuk mengemban tugas dalam upacara HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia,” ujar Aldy.
Namun, untuk sampai pada titik tersebut, perjuangan Aldy tidak mudah. Selama mengikuti tahapan seleksi, ia harus mempersiapkan diri secara serius, menjaga kedisiplinan, mengikuti latihan, serta membangun kepercayaan diri.
Menurut Aldy, proses seleksi hingga latihan memberinya banyak pelajaran. Ia belajar tentang arti disiplin, kerja keras, kesabaran, dan pantang menyerah dalam mengejar target.
“Tantangannya adalah bagaimana menjaga disiplin dan tetap semangat ketika mengikuti latihan. Tetapi saya berusaha menjalaninya dengan sabar dan tidak mudah menyerah,” katanya.
Bagi Aldy, menjadi Paskibraka juga bukan sekadar soal mengibarkan Sang Merah Putih. Tugas tersebut merupakan bentuk penghormatan kepada jasa para pahlawan sekaligus wujud kecintaan kepada bangsa dan negara.
“Menjadi Paskibraka bukan hanya tentang mengibarkan bendera Merah Putih. Ini adalah sebuah amanah dan tanggung jawab untuk menunjukkan rasa cinta kepada bangsa dan negara. Saya ingin menjalankan tugas ini dengan sebaik-baiknya,” tuturnya.
Terpilihnya Aldy pun menjadi kebanggaan bagi keluarga besar Pondok Pesantren Modern Al-Mizan. Pimpinan dan dewan guru memberikan apresiasi atas pencapaian tersebut serta berharap prestasi Aldy dapat memotivasi santri lainnya.
Pihak pesantren menilai keberhasilan Aldy menjadi bukti bahwa kedisiplinan, ketekunan, kerja keras, dan semangat pantang menyerah dapat membuka jalan bagi seorang santri untuk meraih prestasi.
Aldy berharap pengalaman sebagai Paskibraka dapat membentuk dirinya menjadi pribadi yang lebih disiplin, percaya diri, bertanggung jawab, dan mampu memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar.
Ia juga mengajak para santri Al-Mizan agar tidak takut mencoba berbagai kesempatan dan terus mengembangkan potensi diri.
“Jangan takut untuk mencoba dan teruslah berusaha meraih cita-cita. Kalau kita disiplin, rajin berlatih, mau belajar, dan tidak mudah menyerah, insyaallah akan ada hasil yang baik,” ungkapnya.
Aldy turut menyampaikan terima kasih kepada orang tua, keluarga, pimpinan dan dewan guru Pondok Pesantren Modern Al-Mizan, para pelatih, serta seluruh pihak yang telah memberikan doa dan dukungan selama proses seleksi hingga dirinya dipercaya menjadi Paskibraka Kabupaten Lebak.
Sebagai pelajar sekaligus santri, Aldy berkomitmen mengisi kemerdekaan dengan belajar dan menorehkan prestasi.
“Sebagai pelajar dan santri, saya ingin mengisi kemerdekaan dengan belajar, berprestasi, menjaga persatuan, dan memberikan yang terbaik untuk bangsa dan negara,” pungkasnya. (Dian)




