kobarnews.id
Rabu, 16 September 2026
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Lifestyle
  • Hukum
  • Budaya
  • Ekbis
  • Barjas
  • Infrastruktur
  • Inspirasi
  • Kesehatan
  • Kobar Mania
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial
  • Tekno
  • Viral
  • Pandeglang
  • Banten
  • Rangkasbitung
  • Kabupaten Lebak
  • Kabupaten Pandeglang
  • Pemkab Lebak
  • Video viral
  • Gempa NTT
kobarnews.idkobarnews.id
Font ResizerAa
  • News
  • Viral
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Barjas
  • Budaya
  • Daerah
  • Ekbis
  • Infrastruktur
  • Inspirasi
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Kobar Mania
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial
  • Tekno
Search
  • Kanal
    • News
    • Daerah
    • Viral
    • Hukum
    • Ekbis
    • Nasional
    • Kesehatan
    • Internasional
    • Barjas
    • Inspirasi
    • Budaya
    • Kobar Mania
    • Lifestyle
    • Politik
    • Infrastruktur
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Sosial
    • Pemerintahan
    • Tekno
Punya akun? Masuk
Follow US
© 2026 Kobarnews.id. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com
DaerahNewsPendidikanViral

Sekolah Rakyat di Pandeglang Bikin Orang Tua Tak Khawatir Biaya Pendidikan

Oleh:
Redaksi
Oleh:Redaksi
Editor
Follow:
- Editor
28 Agustus 2026
Bagikan
4 menit baca
Wagub Banten Dimyati Natakusumah saat membuka Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) SRT 1 Kabupaten Pandeglang.
Bagikan

Kobarnews.id, PANDEGLANG – Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 1 Kabupaten Pandeglang resmi beroperasi dengan menampung 474 siswa dari jenjang SD hingga SMA. Kehadiran sekolah ini menjadi solusi pendidikan gratis bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera.

Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah mengatakan keberadaan SRT 1 Pandeglang menjadi langkah penting untuk membuka akses pendidikan berkualitas bagi masyarakat kurang mampu.

Hal itu disampaikan Dimyati saat membuka Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) SRT 1 Kabupaten Pandeglang, Jumat (28/8/2026).

” Sekolah ini harus dirawat dan dijaga. Saya meminta kepada kepala sekolah untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan, termasuk para gurunya,” kata Dimyati.

- Advertisement -
Ad image

Dia juga meminta jajaran Pemprov Banten ikut berkontribusi dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Sekolah Rakyat. Menurutnya, pendidikan yang baik diharapkan mampu melahirkan generasi unggul dan calon pemimpin bangsa.

Baca Juga:

KPK Bongkar Dugaan Korupsi di ATR/BPN, Uang Rp106,3 Miliar Diamankan
Pengajian Triwulan IPARI Lebak Perkuat Kompetensi dan Soliditas Penyuluh Agama
Kabut Tebal Hambat Pencarian 5 Jurnalis dan 3 ABK Hilang di Selat Sunda
Basarnas Pastikan Video Drone Speedboat Arupadhatu I di GAK Sudah Dicek, Hasilnya Nihil

Dalam kegiatan tersebut, Dimyati menegaskan kualitas Sekolah Rakyat tidak hanya ditentukan oleh sarana dan prasarana. Menurutnya, kualitas guru dan proses pembelajaran menjadi faktor penting dalam membentuk karakter serta mengembangkan potensi siswa.

Usai membuka MPLS, Dimyati meninjau sejumlah fasilitas SRT 1 Pandeglang, termasuk ruang kelas, fasilitas pendukung, dan asrama guru.

Baca Juga:

Amir Hamzah Lantik Pengurus Pramuka Kalanganyar, Dorong Cetak Generasi Berkarakter
Rembug Pendidikan Lebak Digelar, Amir Hamzah Dorong Kolaborasi Lintas Sektor
Puntung Rokok Diduga Picu Kebakaran, Kebun Bambu 3 Hektare di Lebak Terbakar
Suahasil Kembali Jadi Menkeu, Bea Cukai Diminta Gencar Berantas Rokok Ilegal

SRT 1 Pandeglang berdiri di atas lahan seluas 11,3 hektare yang merupakan hibah dari Pemkab Pandeglang. Pembangunannya didukung anggaran pemerintah pusat.

- Advertisement -
Ad image

Kompleks sekolah tersebut memiliki 36 ruang kelas dan fasilitas asrama terpadu untuk mendukung kegiatan pendidikan siswa.

Orang Tua Tak Lagi Pusing Biaya Sekolah

Bagi orang tua siswa, manfaat Sekolah Rakyat tak hanya soal fasilitas. Pendidikan gratis membuat keluarga dengan keterbatasan ekonomi tidak lagi terlalu terbebani biaya sekolah anak.

Hal itu dirasakan Ahmad Saruri (32), warga Kampung Pasir Kuntul, Pandeglang. Sehari-hari bekerja sebagai kuli bangunan, Saruri menyekolahkan putrinya, Nur Hikmah, di jenjang SMP SRT 1 Pandeglang.

- Advertisement -
Ad image

“Saya merasa senang. Di sini semua gratis, jadi saya tidak terlalu memikirkan biaya sehari-hari anak di sekolah,” ujar Saruri.

Dia berharap anak keduanya yang kini duduk di kelas 3 SD nantinya juga mendapat kesempatan bersekolah di SRT 1 Pandeglang.

Baca Juga:

Basarnas Telusuri Video Udara yang Diduga Rekam Speedboat Arupadhatu 1 di Selat Sunda
Komisi II DPR Soroti Pengelolaan Aset Daerah, Sekda Lebak Ikuti Rapat Virtual
Istri Bupati Lebak Tinjau Pembangunan RTLH Warga Cijoro Lebak
AKBP Herfio Zaki Dipercaya Jadi Dirkrimum Polda Banten, Pegang Prinsip Berbuat Baik dan Bersedekah

Hal serupa disampaikan seorang ibu asal Desa Kananga, Kecamatan Menes, Pandeglang. Dia menyekolahkan putrinya, Kirania Iktiba, di jenjang SMP SRT 1.

“Terima kasih, saya bersyukur. Mudah-mudahan anak saya betah, bisa dibimbing dan dibina menjadi anak yang mandiri dan berguna bagi lingkungan sekitarnya,” tuturnya.

SRT 1 Pandeglang Tampung 540 Siswa

Kepala SRT 1 Kabupaten Pandeglang Siwi Astuti mengatakan saat ini terdapat 474 siswa yang berasal dari Kabupaten Pandeglang, Kabupaten Serang, dan Kota Tangerang Selatan.

Sekolah tersebut direncanakan memiliki enam rombongan belajar (rombel) pada masing-masing jenjang SD, SMP, dan SMA. Total kapasitasnya mencapai 540 siswa.

Namun, khusus jenjang SD, masih terdapat kuota yang tersedia. Menurut Siwi, sebagian orang tua masih ragu melepas anak mereka untuk tinggal di asrama.

“Untuk SD masih ada kekurangan karena kadang anaknya belum mau atau orang tuanya belum tega melepas anak mereka ke asrama,” jelasnya.

Siwi berharap Sekolah Rakyat tidak hanya berfokus pada pembelajaran akademik. Para siswa juga diharapkan mendapat pembinaan kemandirian secara menyeluruh.

Setelah mengikuti MPLS yang dijadwalkan berlangsung pada 31 Agustus-11 September 2026, para siswa akan menjalani program matrikulasi selama tiga bulan.

Program tersebut menjadi tahap persiapan mental dan akademik sebelum siswa mengikuti kegiatan pembelajaran secara penuh. (Red/Riyan)

Bagikan berita ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Copy Link
Sebelumnya Langganan Juara Dunia, Wagub Banten Dorong Pencak Silat Jadi Ekskul Wajib di Sekolah
Selanjutnya CV Cakrawala Buana Edukasi Petani Tanam Cabai Rawit di Banten
- Advertisement -
Ad image
TERKINI

Lima Pejabat Polda Banten Berganti, AKBP Sonny Harsono Resmi Jabat Kapolres Pandeglang

Pisah Sambut PJU Polda Banten Hengki: Mutasi Boleh, Silaturahmi Jangan Putus

Tim SAR Kejar 8 Orang Hilang Sampai Samudera Hindia

Peserta Pra-UKW PWI Serang Didorong Tampil Kompeten

Lima Pejabat Polda Banten Berganti, Kapolda Minta Pejabat Baru Segera Adaptasi

- Advertisement -
Ad image
- Advertisement -
Ad image
Berita Terkait
Daerah News

Banggar DPRD Pandeglang Tuntaskan Perubahan APBD 2026

Daerah Hukum

MPC PP Lebak Desak Setop Pemasangan Tiang WiFi Tak Berizin

Daerah News

Demokrat Pandeglang Sambangi Keluarga Kru Arupadatu I

Daerah Ekbis

Gubernur Andra Soni Tinjau KEK ETKI Banten, Investasi Capai Rp1,9 Triliun

Daerah Hukum

Kabel WiFi Menjuntai Kembali Jerat Pengendara, Warga Minta Pengusaha Bertanggung Jawab

  • Trending Topics:
  • Daerah
  • Viral
  • News
  • Pemerintahan
  • Inspirasi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Nasional
  • Budaya
  • Politik
  • Ekbis
kobarnews.id
Kobarnews.id mengangkat berbagai isu, mulai dari politik, pemerintahan, hukum, sosial, ekonomi, pendidikan, kesehatan, lingkungan, budaya, hingga peristiwa dan perkembangan masyarakat di daerah.
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak & Iklan
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Syarat & Ketentuan

2016 © Kobarnews.id. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com