Kobarnews.id, SERANG – Polda Banten menggelar syukuran Hari Jadi ke-78 Polisi Wanita (Polwan) Republik Indonesia Tahun 2026. Kegiatan tersebut digelar di Aula Gawe Kuta Baluwarti Polda Banten, Selasa (8/9/2026).
Acara diawali dengan rangkaian peringatan tingkat pusat yang digelar secara virtual. Kegiatan dihadiri Wakapolda Banten Brigjen Pol Iwan Saktiadi, Wakil Ketua Bhayangkari Daerah Banten Brigjen Pol Purnawirawan Rumiah K, S.Pd., yang merupakan Kapolda Banten periode 2008-2010.
Hadir pula para pejabat utama Polda Banten, para kapolresta dan kapolres jajaran, ketua Bhayangkari cabang se-Banten, purnawirawan Polri, Polwan Polda Banten dan jajaran, serta ASN Polri.
Dalam kegiatan tersebut, Wakapolda Banten membacakan amanat Kapolda Banten Irjen Pol Hengki. Dalam amanatnya, Hengki menekankan pentingnya peran Polwan untuk memberikan dampak positif dan nyata bagi masyarakat.
“One Police Woman, Extraordinary Impact” menjadi tema Hari Jadi ke-78 Polwan. Tema tersebut dimaknai sebagai semangat agar setiap Polwan mampu memberikan dampak signifikan melalui pelaksanaan tugas dan pengabdiannya.

Wakapolda mengatakan nilai seorang Polwan tidak hanya diukur dari jabatan atau posisi yang dimiliki. Menurutnya, yang lebih penting adalah dampak yang diberikan kepada masyarakat.
“Satu pelayanan yang dilakukan dengan baik dapat membangun kepercayaan. Satu tindakan yang tepat dapat memberikan rasa aman. Satu keteladanan dapat membentuk citra positif institusi,” kata Iwan membacakan amanat Kapolda Banten.
Dia mengatakan Polwan kini telah hadir di hampir seluruh fungsi teknis kepolisian. Karena itu, Polwan bukan sekadar pelengkap organisasi, melainkan bagian penting dari kekuatan Polri dalam memberikan pelayanan, menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, menegakkan hukum, hingga menjalankan tugas kemanusiaan.
“Keunggulan Polwan dalam membangun komunikasi dan pendekatan yang humanis harus terus diperkuat dengan kompetensi, profesionalisme, dan integritas,” ujarnya.
Iwan juga meminta seluruh Polwan Polda Banten dan jajaran meningkatkan kapasitas diri, terus belajar, menguasai bidang tugas, mengikuti perkembangan teknologi, serta berani mengambil tanggung jawab.
Selain itu, para personel diminta menjaga kehormatan diri, keluarga, dan institusi. Polwan juga diingatkan untuk bijak menggunakan media sosial dan menghindari berbagai bentuk pelanggaran dengan menjadikan Tribrata dan Catur Prasetya sebagai pedoman.
“Jangan pernah membatasi diri. Persiapkan kemampuan agar siap ketika organisasi memberikan kepercayaan yang lebih besar,” pesannya.
Wakapolda turut mengajak seluruh Polwan menerapkan semangat Banten Aman, yakni antisipatif, modern, akuntabel, dan nurani dalam setiap pelaksanaan tugas.
“Hadirlah di tengah masyarakat bukan hanya untuk menjalankan kewajiban, namun dapat memberikan solusi dan manfaat yang langsung bisa dirasakan oleh masyarakat,” tegasnya.
Di akhir amanat, Kapolda Banten menyampaikan apresiasi kepada seluruh Polwan serta para senior dan purnawirawan Polwan atas pengabdian dan keteladanan yang telah diberikan.
“Teruslah menjadi Polisi Wanita yang profesional dalam tugas, berintegritas dalam sikap, humanis dalam pelayanan serta mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” pungkasnya. (Haris/Danu)




