Kobarnews.id, CILEGON – Wakil Gubernur (Wagub) Banten Achmad Dimyati Natakusumah meyakini mahasiswa memiliki potensi besar untuk meraih kesuksesan. Ia mengibaratkan mahasiswa seperti pion dalam permainan catur yang terus melangkah maju meski hanya selangkah demi selangkah.
Hal itu disampaikan Dimyati saat menghadiri babak akhir pertandingan cabang olahraga (cabor) catur Pekan Olahraga Mahasiswa Provinsi (Pomprov) VIII Banten 2026 di Sosoro Mall, Pelabuhan Penyeberangan Merak, Kota Cilegon, Senin (31/8/2026).
“Mahasiswa dalam catur itu seperti bidak atau pion. Melangkahnya satu langkah ke depan saja, tetapi begitu lulus, dia bisa bebas memilih profesi. Itu kelebihan pion. Mereka bisa sukses kalau terus belajar,” kata Dimyati.
Menurut Dimyati, permainan catur juga dapat dianalogikan sebagai miniatur sebuah negara. Ia menyebut raja sebagai sosok penentu yang harus senantiasa dikawal, meski memiliki keterbatasan dalam bergerak.
“Langkahnya hanya setapak ke depan, belakang, dan samping. Namun, begitu raja mati, permainan selesai,” ujarnya.
Dimyati juga memuji karakter para pecatur yang dinilainya identik dengan kesabaran dan kemampuan berpikir strategis. Menurutnya, kebiasaan menunggu lawan berpikir sebelum melangkah merupakan bagian dari karakter seorang pecatur.
“Pemain catur adalah orang yang sabar karena terbiasa menunggu lawan berpikir sebelum melangkah. Pecatur adalah seorang pemikir. Insyaallah Anda semua akan sukses,” tuturnya.
Ia berpesan kepada para peserta agar tidak cepat berpuas diri ketika meraih kemenangan dan tidak patah semangat ketika mengalami kekalahan.
“Bagi yang menang, jangan sombong karena kemenangan itu ada kalanya. Bagi yang kalah jangan berkecil hati, teruslah berlatih,” pesannya.
Dalam kesempatan itu, Dimyati juga bermain catur secara eksibisi melawan para kampiun Pomprov VIII Banten 2026. Mereka adalah peraih juara pertama kategori putra, Zein Haikal Tamami, mahasiswa UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten, serta juara pertama kategori putri, Aurelia Vania, mahasiswi Politeknik Keuangan Negara STAN.

Dimyati menilai kemampuan catur mahasiswa di Banten sudah sangat baik. Ia meminta para atlet terus meningkatkan kemampuan dan memperbanyak pengalaman bertanding.
“Tinggal ditingkatkan lagi belajarnya dan perbanyak jam terbang dengan sering mengikuti festival atau pertandingan,” tambahnya.
Sebagai informasi, Pomprov VIII Banten 2026 di Kota Cilegon diikuti 1.270 mahasiswa dari 39 perguruan tinggi se-Provinsi Banten.
Khusus cabor catur, terdapat 63 peserta dari 20 perguruan tinggi. Peserta terdiri atas 43 putra dan 20 putri yang memperebutkan total 24 keping medali. (Red/Oyo)




