Kobarnews.id, BANTEN – Sebanyak 89 kendaraan yang berada di dalam KMP Batu Mandi hangus terbakar dalam insiden kebakaran kapal tersebut. Kendaraan itu terdiri dari truk, mobil, hingga sepeda motor.
Sebanyak 420 penumpang berhasil diselamatkan dari insiden tersebut. Sementara itu, enam orang dilaporkan mengalami luka-luka dan telah dibawa ke rumah sakit terdekat.
Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol Maruli Ahiles Hutapea mengatakan seluruh penumpang telah dievakuasi. Malam ini, para penumpang akan diantar ke tujuan masing-masing dengan bantuan bus yang disediakan ASDP.
“Untuk malam kita sudah dibuat surat kehilangan semua barang dari para penumpang, dan semua penumpang malam ini juga akan diantar menggunakan bis yang disediakan ASDP ke masing-masing tujuan,” terang Kombes Maruli kepada wartawan, Selasa (20/10/2026).
Maruli menambahkan, pihaknya bersama ASDP juga berupaya mengevakuasi kapal agar operasional transportasi laut dapat kembali berjalan normal.
Sementara itu, sejumlah pemilik kendaraan masih berada di sekitar Pelabuhan Merak. Pihak ASDP memfasilitasi mereka untuk menginap di hotel-hotel terdekat sambil menunggu proses pendataan lebih lanjut.
Direktur Utama PT STP sebelumnya menyampaikan seluruh kendaraan yang berada di dalam KMP Batu Mandi terdampak kebakaran dan tidak ada yang berhasil diselamatkan.
Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 21.30 WIB. Meski demikian, proses pendinginan masih berlangsung dengan melibatkan sejumlah kapal tunda dari pihak pelabuhan.

Terkait penyebab kebakaran, pihak terkait masih menunggu hasil penyelidikan. Setelah proses pendinginan selesai, tim investigasi akan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengetahui penyebab pasti insiden tersebut.
Berdasarkan keterangan sejumlah penumpang, sempat terdengar suara ledakan dari area ruang mesin bagian bawah, yang berada di dekat kendaraan. Namun, informasi tersebut masih perlu dikonfirmasi melalui hasil penyelidikan resmi.
Insiden ini juga berdampak pada operasional penyeberangan Merak-Bakauheni. Dermaga eksekutif ditutup sementara, sedangkan sejumlah perjalanan kapal dialihkan ke dermaga reguler.
Berdasarkan data yang diterima di lokasi, sekitar tiga hingga empat kapal dialihkan ke dermaga reguler akibat insiden tersebut.
Hingga malam hari, belum terlihat adanya penumpukan kendaraan maupun antrean panjang di Pelabuhan Merak untuk menyeberang menuju Bakauheni.
Proses penanganan pascakebakaran dan penyelidikan penyebab insiden KMP Batu Mandi masih terus berlangsung. (Red/Haris)





