kobarnews.id
Jumat, 2 Oktober 2026
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Lifestyle
  • Hukum
  • Budaya
  • Ekbis
  • Barjas
  • Infrastruktur
  • Inspirasi
  • Kesehatan
  • Kobar Mania
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial
  • Tekno
  • Viral
  • Pandeglang
  • Banten
  • Lebak
  • Kabupaten Lebak
  • Kabupaten Pandeglang
  • Rangkasbitung
  • Pemkab Lebak
  • LapasCibinong
kobarnews.idkobarnews.id
Font ResizerAa
  • News
  • Viral
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Barjas
  • Budaya
  • Daerah
  • Ekbis
  • Infrastruktur
  • Inspirasi
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Kobar Mania
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial
  • Tekno
Search
  • Kanal
    • News
    • Daerah
    • Viral
    • Hukum
    • Ekbis
    • Nasional
    • Kesehatan
    • Internasional
    • Barjas
    • Inspirasi
    • Budaya
    • Kobar Mania
    • Lifestyle
    • Politik
    • Infrastruktur
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Sosial
    • Pemerintahan
    • Tekno
Punya akun? Masuk
Follow US
© 2026 Kobarnews.id. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com
EkbisTekno

Jangan Asal Isi! Ini BBM yang Cocok untuk Veloz Hybrid dan Zenix Hybrid

Oleh:
Redaksi
Oleh:Redaksi
Editor
Follow:
- Editor
30 September 2026
Bagikan
4 menit baca
Toyota Veloz Hybrid dan Kijang Innova Zenix Hybrid memiliki rasio kompresi tinggi sehingga penggunaan BBM perlu disesuaikan dengan spesifikasi mesin.(Istimewa)/@innova_zenix
Bagikan

KOBARNEWS.ID, OTOMOTIF – Mobil hybrid memang punya motor listrik, tetapi bukan berarti pemiliknya bisa mengabaikan urusan bahan bakar. Sebab, mobil hybrid tetap mengandalkan mesin bensin dalam sistem penggeraknya.

Salah satu yang perlu diperhatikan adalah nilai oktan atau Research Octane Number (RON) bahan bakar. Penggunaannya perlu disesuaikan dengan spesifikasi mesin agar proses pembakaran berjalan optimal.

Lantas, bagaimana jika Toyota Veloz Hybrid dan Kijang Innova Zenix Hybrid diisi Pertalite yang memiliki RON 90?

Service Head Auto2000 Cilandak Sapta Agung Nugraha mengatakan, kebutuhan bahan bakar perlu melihat rasio kompresi mesin.

- Advertisement -
Ad image

Menurut dia, Pertalite RON 90 lebih sesuai untuk mesin dengan rasio kompresi menengah. Sementara Veloz Hybrid dan Zenix Hybrid memiliki rasio kompresi yang lebih tinggi.

Baca Juga:

Tinawati Andra Soni Kenalkan Tenun Baduy Banten di Kriyanusa 2026
Motor Honda Bekas Pindah Tangan? Data Kendaraan Kini Bisa Ditransfer Lewat WANDA
BI Banten Gelar Kas Keliling hingga Layanan Kesehatan di Pulau Tunda dan Pulau Panjang
Wali Kota Serang Sambangi Istri Jurnalis Bagus yang Hilang di Selat Sunda

“Toyota Veloz (hybrid) menggunakan mesin dengan rasio kompresi 11:1, sedangkan Zenix Hybrid menggunakan mesin dengan rasio kompresi 14:1,” kata Sapta, seperti dikutip dari Kompas.com, Selasa (29/9/2026).

“Adapun BBM RON 90 sebenarnya lebih tepat digunakan untuk mesin dengan rasio kompresi menengah, antara 9:1 sampai 10:1,” sambungnya.

Karena itu, Sapta menyarankan penggunaan bahan bakar dengan nilai oktan yang lebih tinggi dari RON 90 untuk kedua mobil hybrid tersebut.

Baca Juga:

Atap Madrasah Al Falah di Karang Tanjung Diduga Rusak Tergerus Kabel Provider
Google Rayakan Ulang Tahun ke-28, Doodle Bernuansa Nostalgia Muncul di Halaman Utama
Festival Murak Kadu 2026 Bukan Sekadar Pesta Durian, Kadu Bisa Jadi Mesin Ekonomi Lebak
Truk Tambang Rem Blong Tabrak Perlintasan Kereta di Lebak, Perjalanan KRL Terganggu

“Jadi, untuk Veloz dan Zenix Hybrid, karena menggunakan mesin dengan rasio kompresi tinggi, akan lebih tepat bila menggunakan BBM yang sesuai, yaitu RON di atas 90,” ujarnya.

- Advertisement -
Ad image

Bisa Picu Knocking

Sapta menjelaskan penggunaan bahan bakar dengan oktan yang tidak sesuai dapat memengaruhi proses pembakaran di dalam mesin.

Salah satu dampaknya adalah knocking atau detonasi. Kondisi tersebut terjadi ketika pembakaran di ruang mesin berlangsung tidak sebagaimana mestinya.

“Bila mesin tersebut menggunakan BBM yang tidak sesuai, maka akan berdampak pada knocking, penumpukan kerak karbon pada ruang bakar mesin, emisi gas buang, dan penurunan performa karena pembakaran yang dihasilkan oleh mesin menjadi kurang sempurna,” jelas Sapta.

- Advertisement -
Ad image

Knocking biasanya ditandai dengan suara seperti ketukan dari mesin. Jika terjadi terus-menerus, kondisi tersebut dapat memengaruhi komponen mesin.

Pembakaran yang tidak sempurna juga berpotensi membuat konsumsi bahan bakar menjadi lebih boros.

Baca Juga:

Petani Pandeglang Menjerit, Sawah Puso dan Diserang Hama
Ketum DPP KNPI Dukung Kuliah Gratis, Sebut Bisa Cetak SDM Unggul
Rapimprov Kadin Banten Lebak: UMKM Jangan Bergantung Bantuan, Modal dan Digitalisasi Jadi Kunci
KRL Rangkasbitung Bakal Makin Rapat, Headway Ditargetkan 4-5 Menit

“Akibat pembakaran yang kurang sempurna, hal ini tentunya akan berpengaruh juga terhadap konsumsi bahan bakar menjadi lebih boros,” kata Sapta.

Apakah Sistem Hybrid Ikut Rusak?

Lantas, apakah penggunaan bahan bakar yang tidak sesuai juga akan berdampak langsung terhadap sistem hybrid?

Menurut Sapta, dampak utamanya berada pada mesin bensin. Sistem elektrikal pada mobil hybrid tidak berhubungan langsung dengan kualitas bahan bakar.

“Terhadap sistem hybrid, dalam hal ini elektrikal, sebenarnya tidak berhubungan, karena lebih berpengaruh kepada mesin bensin saja,” ujarnya.

Pada mobil hybrid Toyota, mesin bensin bekerja bersama motor listrik dalam menggerakkan kendaraan. Toyota menjelaskan sistem hybridnya menggabungkan mesin bensin, motor listrik, generator, serta komponen pengatur tenaga dalam satu sistem.

Meski demikian, mesin bensin tetap membutuhkan bahan bakar yang sesuai dengan spesifikasinya.

Dalam penggunaan jangka panjang, Sapta menyebut bahan bakar yang tidak sesuai juga dapat memengaruhi keawetan mesin, terutama komponen yang berkaitan langsung dengan proses pembakaran.

“Terhadap keawetan mesin, tentunya bila bahan bakar yang digunakan tidak sesuai akan memengaruhi kondisi ruang bakar mesin, katup ruang bakar, dan ring piston,” tuturnya.

Jadi, meski mobil hybrid memiliki motor listrik, pemilik tetap perlu memperhatikan bahan bakar yang digunakan. Untuk Veloz Hybrid dan Zenix Hybrid, rekomendasi jenis BBM sebaiknya mengikuti spesifikasi kendaraan dan panduan resmi pabrikan.

TAGGED:MobilHybridOtomotifPertaliteVelozHybridZenixHybrid
Bagikan berita ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Copy Link
Sebelumnya Motor Honda Bekas Pindah Tangan? Data Kendaraan Kini Bisa Ditransfer Lewat WANDA
Selanjutnya Tol Serang-Panimbang 24,17 Km Masuk Uji Laik, Akses Rangkasbitung-Banten Selatan Makin Dekat
- Advertisement -
Ad image
TERKINI

Wabup Lebak Bahas Pengembangan Cilangkahan, Dorong Terminal hingga Pasar

Jawaban Fraksi DPRD soal APBD 2027, Bupati Lebak Soroti Prioritas Pembangunan

Retribusi Persampahan di Lebak Baru Rp988 Juta, Target Rp1,5 Miliar

Ketum DPP KNPI Ucapkan Selamat atas Pelantikan Komjen Suyudi Aryo Seto sebagai Kapolri

DPR Terima Surat Presiden, Suyudi Ario Seto Diusulkan Jadi Kapolri

- Advertisement -
Ad image
- Advertisement -
Ad image
Berita Terkait
Daerah Ekbis

Pemkab Tangerang Perkuat Industri Padat Karya, 3.141 Industri Tersebar di 11 Kawasan

Daerah Ekbis

Banten Raih 3 Penghargaan di FEKDI 2026, Andra Soni Dorong Pemerataan Ekonomi Digital

Daerah Ekbis

Gate Parkir Dibidik di 14 Pasar Lebak, Potensi PAD Rp6 Miliar

Budaya Daerah

Festival Durian UNMA Pandeglang Digelar, Diikuti Peserta dari Pandeglang dan Lebak

Ekbis Infrastruktur

Pesanan 16 KRL INKA Molor, Baru 7 Trainset Beroperasi

  • Trending Topics:
  • Daerah
  • Viral
  • News
  • Pemerintahan
  • Inspirasi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Nasional
  • Budaya
  • Ekbis
  • Politik
kobarnews.id
Kobarnews.id mengangkat berbagai isu, mulai dari politik, pemerintahan, hukum, sosial, ekonomi, pendidikan, kesehatan, lingkungan, budaya, hingga peristiwa dan perkembangan masyarakat di daerah.
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak & Iklan
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Syarat & Ketentuan

2016 © Kobarnews.id. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com