kobarnews.id
Sabtu, 24 Oktober 2026
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Lifestyle
  • Hukum
  • Budaya
  • Ekbis
  • Barjas
  • Infrastruktur
  • Inspirasi
  • Kesehatan
  • Kobar Mania
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial
  • Tekno
  • Viral
  • Pandeglang
  • Kabupaten Pandeglang
  • Banten
  • Lebak
  • Kabupaten Lebak
  • Rangkasbitung
  • Pemkab Lebak
  • Wisata Pandeglang
kobarnews.idkobarnews.id
Font ResizerAa
  • News
  • Viral
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Barjas
  • Budaya
  • Daerah
  • Ekbis
  • Infrastruktur
  • Inspirasi
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Kobar Mania
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial
  • Tekno
Search
  • Kanal
    • News
    • Daerah
    • Viral
    • Hukum
    • Ekbis
    • Nasional
    • Kesehatan
    • Internasional
    • Barjas
    • Inspirasi
    • Budaya
    • Kobar Mania
    • Lifestyle
    • Politik
    • Infrastruktur
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Sosial
    • Pemerintahan
    • Tekno
Punya akun? Masuk
Follow US
© 2026 Kobarnews.id. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com
DaerahNewsPemerintahanViral

Musim Hujan Mundur, Banten Siapkan Rekayasa Cuaca

Oleh:
Redaksi
Oleh:Redaksi
Editor
Follow:
- Editor
7 Oktober 2026
Bagikan
3 menit baca
Gubernur Andra Soni saat menerima paparan dinamika iklim dari BBMKG Wilayah II di Gedung Negara Provinsi Banten, Kota Serang.
Bagikan

Kobarnews.id, SERANG – Warga Banten masih harus bersabar menanti datangnya musim hujan. Berdasarkan prakiraan BMKG, musim penghujan tahun ini berpotensi mundur hingga sekitar satu bulan.

Pemprov Banten pun tak mau kecolongan. Selain memastikan ketersediaan air bersih, pemerintah menyiapkan opsi Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) untuk mengantisipasi dampak kemarau berkepanjangan.

Gubernur Banten Andra Soni mengatakan, langkah antisipasi perlu dilakukan sejak dini. Apalagi, kemarau panjang bisa memicu kekeringan, krisis air bersih, gangguan pertanian, masalah kesehatan, hingga bencana hidrometeorologi.

“Perlu diantisipasi mundurnya musim hujan dan dampak kekeringan ini sejak dini,” kata Andra, usai menerima paparan dinamika iklim dari BBMKG Wilayah II di Gedung Negara Provinsi Banten, Kota Serang, Rabu (7/10/2026).

- Advertisement -
Ad image

Menurut Andra, data dan informasi BMKG menjadi pijakan penting pemerintah dalam menentukan langkah mitigasi. Pemprov Banten juga terus berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten/kota untuk memetakan daerah yang membutuhkan penanganan khusus.

Baca Juga:

2 Tahun Prabowo-Gibran, KAMMI Serang Raya Soroti MBG hingga Karhutla
Beasiswa Santri Lebak Rp 1 Miliar, 100 Santri Dapat Rp 1 Juta per Bulan
Bupati Lebak Ajak Warga Awasi Kualitas Pembangunan Jalan Lingkungan Senilai Rp 3,8 Miliar
Kapolres Lebak Pimpin Green Policing, Tanam Pohon di Muncang

Plt Kepala BBMKG Wilayah II Ana Oktavia Setiowati membeberkan, awal musim hujan tahun ini diprakirakan mundur hingga tiga dasarian atau sekitar satu bulan dibanding kondisi normal.

“Wilayah Banten bagian selatan seperti Lebak dan Pandeglang diprakirakan mulai memasuki musim hujan pada November. Sedangkan wilayah Banten bagian utara diprediksi baru memasuki musim hujan pada Desember,” ujar Ana.

Ana menyebut, kondisi tersebut berkaitan dengan fenomena El Nino yang membuat periode kemarau berlangsung lebih panjang.

Baca Juga:

3.592 Kasus TBC Ditemukan di Lebak, Dinkes Gencarkan Tracing hingga Desa
Kemarau Panjang, 75 Desa di Lebak Krisis Air Bersih
Polda Banten Tanam 1.000 Pohon, Kapolda: Polisi Harus Peduli Lingkungan
USBR Gandeng BSN, Mahasiswa Dibekali Strategi Marketing Era Digital

Dampaknya bukan perkara sepele. Ketersediaan air bersih bisa menyusut, petani harus menyesuaikan pola tanam, sementara risiko gangguan kesehatan juga meningkat.

- Advertisement -
Ad image

Tak hanya saat kemarau, pemerintah juga diminta waspada ketika hujan mulai mengguyur. Tanah yang lama kering dan merekah berpotensi menimbulkan bencana hidrometeorologi apabila diguyur hujan berintensitas tinggi.

“BMKG dan pemerintah daerah akan melakukan survei bersama,” katanya.

Survei dilakukan untuk memetakan wilayah yang menjadi prioritas penanganan berdasarkan kondisi faktual di lapangan.

- Advertisement -
Ad image

Andra memastikan Pemprov Banten bersama pemerintah kabupaten/kota terus mengupayakan ketersediaan air bersih bagi masyarakat yang terdampak kekeringan.

Bahkan, opsi rekayasa cuaca mulai disiapkan. TMC dapat dilakukan untuk membantu meningkatkan debit air di sejumlah waduk, termasuk Bendungan Karian, jika kondisi atmosfer dan hasil kajian BMKG memungkinkan.

Baca Juga:

Kapolsek Gunungkencana Hadiri Hari Santri 2026, Diawali Salat Istisqah
Dukung Green Policing, Kapolsek Panggarangan Ajak Warga Tanam Pohon Buah
DLH Kota Serang Akui Minim Awasi Panglong Kayu yang Bakar Limbah di Kasemen
Polsek Kasemen Gencarkan Program Poliran, Cetak Wirausaha Mandiri

“Kalau diperlukan rekayasa cuaca, pemerintah daerah dan BMKG siap bersinergi,” tegas Andra.

Andra menegaskan, pola penanganan kekeringan tidak boleh hanya menunggu bencana terjadi. Pemerintah ingin memperkuat mitigasi sejak awal dengan mengoptimalkan data, peralatan, serta keahlian BMKG.

“Prinsipnya, kita ingin langkah antisipasi yang terencana dengan baik,” pungkasnya. (Red/Fidz)

Bagikan berita ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Copy Link
Sebelumnya Kemenag Lebak Ingatkan PNS Cek Data Simpeg5: “Simpegmu adalah Nasibmu”
Selanjutnya Pejabat Samsat Cilegon Diduga Tinggalkan Kantor Sebelum Jam Kerja Usai
- Advertisement -
Ad image
TERKINI

Proyek Akses Pelabuhan Warnasari Diduga Korupsi Rp3,2 Miliar, Polda Banten Limpahkan Tersangka ke Jaksa

Polda Banten Bongkar Dugaan Korupsi Kredit Bank BJB Rp 8,7 Miliar

Wagub Dimyati Mau Rombak OPD Banten, Bukan Gemukin Birokrasi

Puncak Hari Santri di Banten, Tablig Akbar Tekankan 5 Karakter Santri Menuju Indonesia Emas

Wagub Dimyati Ingatkan Santri: Jangan Cuma Jago Ngaji, Ilmu dan Akhlak Harus Mumpuni!

- Advertisement -
Ad image
- Advertisement -
Ad image
Berita Terkait
Budaya Daerah

K-TRACK Kenalkan Kopi Banten, Siapkan Wisata Edukasi dari Hulu ke Hilir

Budaya Daerah

Usai Pawai Hari Santri 2026, Ratusan Santri di Lebak Murak Liwet Bareng

Daerah News

Sambut HSN 2026, Pemkab Lebak Siapkan Beasiswa Rp 1 Miliar untuk 100 Santri

Daerah News

Diskomsantik Pandeglang Mulai Rapikan Kabel Semrawut, Tahap Awal 14 Km

Daerah News

KNPI Pandeglang Soroti Anggaran Perjalanan Dinas DPRD Rp 44 Miliar

  • Trending Topics:
  • Daerah
  • Viral
  • News
  • Pemerintahan
  • Hukum
  • Inspirasi
  • Pendidikan
  • Nasional
  • Budaya
  • Ekbis
  • Politik
kobarnews.id
Kobarnews.id mengangkat berbagai isu, mulai dari politik, pemerintahan, hukum, sosial, ekonomi, pendidikan, kesehatan, lingkungan, budaya, hingga peristiwa dan perkembangan masyarakat di daerah.
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak & Iklan
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Syarat & Ketentuan

2016 © Kobarnews.id. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com