Kobarnews.id, LEBAK – Perumdam Tirta Kalimaya Kabupaten Lebak memastikan pasokan air bersih kepada sekitar 33 ribu pelanggan tetap berjalan normal selama musim kemarau. Meski debit sejumlah sumber air permukaan menurun akibat minimnya curah hujan, distribusi air hingga kini tidak mengalami gangguan.
Direktur Perumdam Tirta Kalimaya Kabupaten Lebak, Nikmatullah, mengatakan pihaknya telah menyiapkan sejumlah langkah untuk menjaga ketersediaan air baku selama musim kemarau yang telah berlangsung sekitar dua bulan di wilayah Lebak.
“Pasokan air bersih kepada pelanggan sampai saat ini masih berjalan lancar, meskipun beberapa sumber air permukaan mengalami penurunan debit,” kata Nikmatullah kepada wartawan, Senin (3/8/202
Ia menjelaskan Perumdam Tirta Kalimaya memiliki 12 cabang pelayanan yang tersebar di Kabupaten Lebak. Masing-masing cabang memanfaatkan sumber air baku dari sungai di wilayah operasionalnya.
Cabang Rangkasbitung, misalnya, mengambil air baku dari Sungai Ciujung, sedangkan Cabang Maja memanfaatkan Sungai Cidurian. Sementara itu, wilayah selatan, termasuk Bayah, mengandalkan Sungai Cilangkahan dan Sungai Cimadur.
Untuk menjaga kontinuitas pasokan, Perumdam melakukan pembersihan saluran air dari sungai menuju sumur imtik sebagai tempat penampungan air baku sebelum diproses di Instalasi Pengolahan Air (IPA).
“Dari sumur imtik, air baku dialirkan ke IPA untuk diolah menjadi air bersih sebelum didistribusikan kepada pelanggan,” ujarnya.
Selain itu, petugas juga melakukan pemantauan jaringan distribusi setiap hari guna mendeteksi kebocoran pipa maupun gangguan teknis lainnya.
“Distribusi air bersih kepada pelanggan hingga kini tetap berjalan baik dan tidak ada kendala yang mengganggu pelayanan selama musim kemarau,” tegas Nikmatullah.
Ia menambahkan seluruh petugas tetap disiagakan agar setiap gangguan dapat segera ditangani sehingga pelayanan kepada pelanggan tetap optimal.
Sementara itu, Kepala BPBD Kabupaten Lebak, Sukanta, mengatakan pihaknya terus berkoordinasi dengan Perumdam Tirta Kalimaya untuk menangani dampak kekeringan di sejumlah wilayah.
Koordinasi tersebut dilakukan melalui penyaluran bantuan air bersih ke desa-desa yang mengalami krisis air, di antaranya di Kecamatan Warunggunung, Sajira, Cipanas, Curugbitung, Cimarga, Leuwidamar, Cirinten, Cilograng, Maja, dan Wanasalam.
Hingga saat ini, BPBD mencatat lebih dari 81 ribu liter air bersih telah disalurkan kepada sekitar 1.338 kepala keluarga yang terdampak kekeringan.
Perumdam Tirta Kalimaya memastikan akan terus memantau kondisi sumber air dan jaringan distribusi secara intensif agar kebutuhan air bersih masyarakat tetap terpenuhi selama musim kemarau. (Dian)




