kobarnews.id
Sabtu, 24 Oktober 2026
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Lifestyle
  • Hukum
  • Budaya
  • Ekbis
  • Barjas
  • Infrastruktur
  • Inspirasi
  • Kesehatan
  • Kobar Mania
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial
  • Tekno
  • Viral
  • Pandeglang
  • Kabupaten Pandeglang
  • Banten
  • Lebak
  • Kabupaten Lebak
  • Rangkasbitung
  • Pemkab Lebak
  • Wisata Pandeglang
kobarnews.idkobarnews.id
Font ResizerAa
  • News
  • Viral
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Barjas
  • Budaya
  • Daerah
  • Ekbis
  • Infrastruktur
  • Inspirasi
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Kobar Mania
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial
  • Tekno
Search
  • Kanal
    • News
    • Daerah
    • Viral
    • Hukum
    • Ekbis
    • Nasional
    • Kesehatan
    • Internasional
    • Barjas
    • Inspirasi
    • Budaya
    • Kobar Mania
    • Lifestyle
    • Politik
    • Infrastruktur
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Sosial
    • Pemerintahan
    • Tekno
Punya akun? Masuk
Follow US
© 2026 Kobarnews.id. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com
DaerahHukumNewsViral

Pesantren Al Bayan Tolak Rencana Pembangunan Mess dan Parkir PT Aplus Pacific di Lebak

Oleh:
Redaksi
Oleh:Redaksi
Editor
Follow:
- Editor
8 Oktober 2026
Bagikan
4 menit baca
Bagikan

Kobarnews.id, LEBAK – Rencana pengembangan infrastruktur berupa pembangunan mess dan area parkir milik PT Aplus Pacific di Kampung Cigalempong, Desa Nameng, Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, mendapat penolakan dari Pondok Pesantren (Ponpes) Al Bayan. Pihak pesantren menilai pembangunan tersebut berpotensi mengganggu aktivitas pembelajaran akibat kebisingan dan debu.

Lokasi Ponpes Al Bayan berada tepat di seberang PT Aplus Pacific. Adapun area yang akan dikembangkan untuk pembangunan mess dan tempat parkir tersebut berada persis di samping lingkungan pesantren.

PT Aplus Pacific merupakan perusahaan yang bergerak di bidang produksi gipsum dan telah lama beroperasi di Kabupaten Lebak.

Saat wartawan mendatangi lokasi untuk meminta keterangan terkait rencana pembangunan tersebut, pihak HRD maupun manajemen PT Aplus Pacific tidak berada di tempat.

- Advertisement -
Ad image

“Maaf, hari ini HRD dan juga manajemen sedang rapat di pusat,” ujar salah seorang petugas keamanan PT Aplus Pacific yang tidak menyebutkan namanya, Kamis (8/10/2026).

Baca Juga:

Pabrik Sepatu Korea di Lebak Tutup Permanen, 1.100 Karyawan Kena PHK
Bapenda Lebak Gelar Operasi Penagihan Pajak Serentak, Fokus 6 Jenis Pajak
Prihatin Jalan Berlubang di Cisata Pandeglang, Golkar dan Warga Bakal Gelar Aksi Tambal Jalan
Truk Terguling di Tanjakan Batu Cikulur Lebak, Belum Dievakuasi

Sementara itu, pihak Ponpes Al Bayan menyebut persoalan tersebut telah beberapa kali dibahas melalui mediasi bersama PT Aplus Pacific. Namun, hingga kini belum terdapat kesepakatan yang dianggap dapat menyelesaikan persoalan.

Ustaz Zen Rifai dari Ponpes Al Bayan mengatakan pihaknya telah mengikuti mediasi yang difasilitasi Pemerintah Kabupaten Lebak.

“Kami bersama PT Aplus sudah beberapa kali mediasi, tapi untuk saat ini belum membuahkan hasil yang jelas. Kita sudah difasilitasi oleh Pemerintah Kabupaten Lebak untuk mediasi, tapi belum ada solusi,” kata Zen.

Baca Juga:

Dump Truck Diduga Rem Blong Terjun ke Jurang di Lebak, Sopir Patah Hidung
Kejurnas Catur 2026 Digelar di Banten, Diikuti 963 Peserta dari 32 Provinsi
2 Tahun Prabowo-Gibran, KAMMI Serang Raya Soroti MBG hingga Karhutla
Beasiswa Santri Lebak Rp 1 Miliar, 100 Santri Dapat Rp 1 Juta per Bulan

Dalam proses mediasi tersebut, Pemkab Lebak diwakili Asisten Daerah (Asda) I Alkadri. Turut hadir perwakilan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Dinas Lingkungan Hidup (DLH), serta Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP).

- Advertisement -
Ad image

Asda I Lebak Alkadri mengatakan pihak PT Aplus Pacific telah merespons sejumlah aspirasi yang disampaikan pimpinan Ponpes Al Bayan.

“Pada prinsipnya pihak PT Aplus Pacific merespons baik dan dapat mengakomodir beberapa harapan dari pimpinan Pondok Pesantren Al Bayan dan sudah menyampaikan pernyataan melalui surat resmi,” ujar Alkadri.

Menurutnya, saat ini masih diperlukan pertemuan antara pimpinan kedua belah pihak. Pemkab Lebak juga masih menunggu site plan rencana pembangunan mess dan tempat parkir yang akan dilakukan PT Aplus Pacific.

- Advertisement -
Ad image

“Semoga semua bisa clear, tidak ada lagi persoalan yang mengganggu. Dari pihak Pondok Pesantren Al Bayan dan PT Aplus duduk berdampingan dan saling mendukung,” katanya.

Di sisi lain, Zen berharap hubungan antara Ponpes Al Bayan dan PT Aplus Pacific tetap terjalin dengan baik. Ia menyebut komunikasi antara kedua pihak sebelumnya berjalan baik.

Baca Juga:

Bupati Lebak Ajak Warga Awasi Kualitas Pembangunan Jalan Lingkungan Senilai Rp 3,8 Miliar
Kapolres Lebak Pimpin Green Policing, Tanam Pohon di Muncang
3.592 Kasus TBC Ditemukan di Lebak, Dinkes Gencarkan Tracing hingga Desa
Kemarau Panjang, 75 Desa di Lebak Krisis Air Bersih

“Keinginan kami sinergitas antara PT Aplus Pacific dengan Pondok Pesantren Al Bayan tetap terjalin dengan baik. Dari dulu komunikasi kami selalu baik, sinergitas tetap terjaga baik, tapi sekarang kurangnya komunikasi jadi seperti ini,” ujar Zen.

Zen juga berharap pemerintah daerah maupun Pemerintah Provinsi Banten dapat turun tangan untuk mengawal proses penyelesaian persoalan tersebut.

“Semua pihak, baik Pak Bupati maupun Pak Gubernur, silakan hadir di sini, fasilitasi kami untuk mediasi. Mudah-mudahan ada titik temu dan solusi yang terbaik untuk kita semuanya,” katanya.

Zen menegaskan keberadaan pesantren dan perusahaan sama-sama memiliki peran dalam pembangunan di daerah. Menurutnya, pesantren berinvestasi melalui bidang pendidikan, sementara perusahaan berinvestasi melalui kegiatan usaha dan penyediaan lapangan pekerjaan.

“Kita sama-sama berinvestasi. Pihak pondok pesantren berinvestasi dalam hal pendidikan, menyiapkan SDM yang berkualitas, sedangkan PT Aplus Pacific berinvestasi dalam hal usaha, menyiapkan lapangan pekerjaan,” pungkasnya. (Red/Hikmat)

Bagikan berita ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Copy Link
Sebelumnya SMP Terpadu Al-Qudwah Lebak Banjir Prestasi di Islamic Youth Festival 2026, 6 Siswa Raih Medali dan Juara
Selanjutnya Pengelolaan Parkir Pasar Rangkasbitung Segera Masuk Tahap MoU, Ditargetkan Rampung Sebelum 1 November
- Advertisement -
Ad image
TERKINI

Polda Banten Tanam 1.000 Pohon, Kapolda: Polisi Harus Peduli Lingkungan

USBR Gandeng BSN, Mahasiswa Dibekali Strategi Marketing Era Digital

Kapolsek Gunungkencana Hadiri Hari Santri 2026, Diawali Salat Istisqah

Dukung Green Policing, Kapolsek Panggarangan Ajak Warga Tanam Pohon Buah

DLH Kota Serang Akui Minim Awasi Panglong Kayu yang Bakar Limbah di Kasemen

- Advertisement -
Ad image
- Advertisement -
Ad image
Berita Terkait
Daerah Ekbis

Polsek Kasemen Gencarkan Program Poliran, Cetak Wirausaha Mandiri

Daerah Hukum

Proyek Akses Pelabuhan Warnasari Diduga Korupsi Rp3,2 Miliar, Polda Banten Limpahkan Tersangka ke Jaksa

Daerah Hukum

Polda Banten Bongkar Dugaan Korupsi Kredit Bank BJB Rp 8,7 Miliar

Daerah News

Wagub Dimyati Mau Rombak OPD Banten, Bukan Gemukin Birokrasi

Budaya Daerah

Puncak Hari Santri di Banten, Tablig Akbar Tekankan 5 Karakter Santri Menuju Indonesia Emas

  • Trending Topics:
  • Daerah
  • Viral
  • News
  • Pemerintahan
  • Hukum
  • Inspirasi
  • Pendidikan
  • Nasional
  • Budaya
  • Ekbis
  • Politik
kobarnews.id
Kobarnews.id mengangkat berbagai isu, mulai dari politik, pemerintahan, hukum, sosial, ekonomi, pendidikan, kesehatan, lingkungan, budaya, hingga peristiwa dan perkembangan masyarakat di daerah.
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak & Iklan
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Syarat & Ketentuan

2016 © Kobarnews.id. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com