kobarnews.id
Jumat, 2 Oktober 2026
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Lifestyle
  • Hukum
  • Budaya
  • Ekbis
  • Barjas
  • Infrastruktur
  • Inspirasi
  • Kesehatan
  • Kobar Mania
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial
  • Tekno
  • Viral
  • Pandeglang
  • Banten
  • Lebak
  • Kabupaten Lebak
  • Kabupaten Pandeglang
  • Rangkasbitung
  • Pemkab Lebak
  • LapasCibinong
kobarnews.idkobarnews.id
Font ResizerAa
  • News
  • Viral
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Barjas
  • Budaya
  • Daerah
  • Ekbis
  • Infrastruktur
  • Inspirasi
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Kobar Mania
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial
  • Tekno
Search
  • Kanal
    • News
    • Daerah
    • Viral
    • Hukum
    • Ekbis
    • Nasional
    • Kesehatan
    • Internasional
    • Barjas
    • Inspirasi
    • Budaya
    • Kobar Mania
    • Lifestyle
    • Politik
    • Infrastruktur
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Sosial
    • Pemerintahan
    • Tekno
Punya akun? Masuk
Follow US
© 2026 Kobarnews.id. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com
DaerahPemerintahanViral

Kampung Nelayan Merah Putih Bantu Stabilkan Harga Ikan di Pandeglang

Oleh:
Redaksi
Oleh:Redaksi
Editor
Follow:
- Editor
29 September 2026
Bagikan
4 menit baca
Gubernur Andra Soni di acara Serah Terima Bantuan Pemerintah Tahun 2026 dan Peluncuran Siap Hilirisasi Perikanan di KNMP Cikiruhwetan.
Bagikan

Kobarnews.id, PANDEGLANG – Kehadiran Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Desa Cikiruhwetan, Kecamatan Cikeusik, Kabupaten Pandeglang, membawa perubahan bagi nelayan setempat. Program tersebut disebut membantu meningkatkan produktivitas sekaligus membuat harga ikan hasil tangkapan lebih stabil.

Ketua Kelompok Usaha Bersama (KUB) Damarjati, Rimo (40), mengatakan kondisi tempat pelelangan ikan kini lebih tertata, bersih, dan modern.

KNMP juga dilengkapi berbagai fasilitas pendukung, seperti ruang pendingin atau cold storage, pabrik es, bengkel kapal, stasiun pengisian BBM, hingga kios perbekalan nelayan.

“Mudah-mudahan ke depan KNMP ini bisa semakin memberikan manfaat bagi para nelayan,” kata Rimo usai acara Serah Terima Bantuan Pemerintah Tahun 2026 dan Peluncuran Siap Hilirisasi Perikanan di KNMP Cikiruhwetan, Pandeglang, Selasa (29/9/2026).

- Advertisement -
Ad image

Rimo mengatakan sebelum adanya KNMP, harga ikan hasil tangkapan nelayan kerap ditentukan secara sepihak oleh tengkulak. Kondisi tersebut semakin terasa ketika hasil tangkapan sedang melimpah.

Baca Juga:

Wabup Lebak Bahas Pengembangan Cilangkahan, Dorong Terminal hingga Pasar
Jawaban Fraksi DPRD soal APBD 2027, Bupati Lebak Soroti Prioritas Pembangunan
Retribusi Persampahan di Lebak Baru Rp988 Juta, Target Rp1,5 Miliar
Ketum DPP KNPI Ucapkan Selamat atas Pelantikan Komjen Suyudi Aryo Seto sebagai Kapolri

Menurutnya, harga ikan bisa turun drastis saat pasokan banyak. Sementara ketika musim paceklik, harga yang diterima nelayan belum tentu sebanding dengan kebutuhan mereka.

“Dulu pendapatan kami stagnan. Namun, dengan pengelolaan yang baik seperti saat ini, harga menjadi lebih stabil dan tentu menguntungkan nelayan,” ujarnya.

Pelaku Usaha Pengolahan Ikan Ikut Rasakan Manfaat

Baca Juga:

DPR Terima Surat Presiden, Suyudi Ario Seto Diusulkan Jadi Kapolri
Kades Wirasinga Siaga 24 Jam, Layani Warga Sekaligus Genjot Pembangunan Desa
Warga Banten Selatan Kini Tak Perlu Jauh-jauh Cuci Darah
Pasien Membludak di IGD RSUD Adjidarmo Rangkasbitung, Capai 103 Orang

Manfaat program pemerintah tersebut juga dirasakan pelaku usaha pengolahan dan pemasaran ikan.

- Advertisement -
Ad image

Ketua Kelompok Pengolah dan Pemasaran Ikan (Poklahsar) Nursipa Jaya asal Kecamatan Panimbang, Sukma Wijaya (43), mengatakan bantuan pemerintah turut mendukung pengembangan usaha pengolahan ikan.

“Tahun lalu kami mendapat bantuan renovasi tempat pengolahan, dan tahun ini kami mendapatkan bantuan mesin pembeku (chest freezer),” kata Sukma.

Sementara itu, Gubernur Banten Andra Soni mengapresiasi program KNMP yang dinilai memberikan manfaat langsung bagi masyarakat pesisir.

- Advertisement -
Ad image

KNMP Cikiruhwetan merupakan satu dari 15 KNMP yang dibangun di Banten pada 2026. Pembangunan tersebut dilakukan berdasarkan usulan pemerintah kabupaten dan kota melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

Andra mengatakan Banten memiliki 133 kampung nelayan yang tersebar di 33 kecamatan. Karena itu, dia mendorong pemerintah daerah lebih aktif mengusulkan program pemerintah pusat untuk masyarakat pesisir.

Baca Juga:

Proyek Toilet Alun-alun Rangkasbitung Rampung, Tapi Masih Ditutup
Tinawati Andra Soni Kenalkan Tenun Baduy Banten di Kriyanusa 2026
Wagub Banten: Kemajuan Pariwisata Ada di Tangan Generasi Muda
Dinsos Lebak Ungkap Warga Masih Banyak Tak Tahu Sekolah Rakyat

“Saya meminta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait agar mengusulkan sebanyak-banyaknya kepada pemerintah pusat. Target Presiden hingga tahun 2029 adalah membentuk dan mengoperasikan 5.000 KNMP secara nasional,” ujar Andra.

Menurut Andra, kemampuan nelayan Banten dalam melaut sudah mumpuni. Hal yang dibutuhkan saat ini adalah modernisasi untuk meningkatkan produktivitas, daya saing, dan nilai tambah hasil perikanan.

Salah satunya melalui penyediaan pabrik es di KNMP. Fasilitas tersebut membantu nelayan menjaga kesegaran ikan hingga sampai ke tangan pembeli.

“Misalnya keberadaan pabrik es di KNMP. Fasilitas ini sangat memudahkan nelayan menjaga kesegaran ikan hingga ke tangan pembeli, sehingga nilai jualnya tetap tinggi dan terhindar dari risiko pembusukan,” tuturnya.

KNMP Bangun Ekosistem Perikanan dari Hulu ke Hilir

Staf Khusus Menteri KKP Bidang Pengawasan dan Pengendalian Kebijakan dan Program Prioritas, Tubagus Ardi Januar, mengatakan KNMP merupakan program prioritas Presiden untuk mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat pesisir.

Menurut Tubagus, program tersebut tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik kampung nelayan. Pemerintah juga membangun ekosistem perikanan yang terintegrasi dari hulu hingga hilir dalam satu kawasan.

Ke depan, program KNMP juga akan mencakup penyaluran bantuan kapal perikanan dengan berbagai ukuran.

“Dengan ekosistem yang terintegrasi ini, mutu ikan tangkapan nelayan akan terjaga dengan baik, sehingga harga jualnya di pasaran juga akan ikut tinggi,” pungkas Tubagus. (Red/Riyan)

Bagikan berita ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Copy Link
Sebelumnya Kesbangpol-Densus 88 Edukasi Pelajar Kota Serang soal Radikalisme lewat Game Online
Selanjutnya IGD RSUD Adjidarmo Lebak Diserbu 113 Pasien, Kapasitas Hanya 29 Bed
- Advertisement -
Ad image
TERKINI

Sekolah Rakyat di Lebak Tampung 270 Anak dari Keluarga Miskin

Puluhan Tahun Rusak, Jalan Desa di Malingping Dibangun Lewat Bang Andra

Program Bang Andra Dilanjutkan, Pemprov Banten Bangun 33 Ruas Jalan Desa pada 2026

Jasad Pria Tanpa Celana Ditemukan di Perkebunan Serang, Identitas Belum Terungkap

NIK KPM Bansos Cilegon Terdeteksi Judol, Bantuan Bisa Dihentikan

- Advertisement -
Ad image
- Advertisement -
Ad image
Berita Terkait
Daerah

BI Banten Dorong Investasi Berkualitas, UMKM dan SDM Lokal Jadi Kunci

Daerah Hukum

Polda Banten Bicara Akses Informasi Publik di Hari Hak untuk Tahu Sedunia

Daerah Inspirasi

Dishub Lebak Tetapkan Tarif Parkir Resmi di Alun-alun Rangkasbitung

Barjas Daerah

Pengamat Soroti PAD Pandeglang yang Masih Rendah, Ungkap 3 Masalah Penghambat

Daerah News

PWI Banten-Kejati Perkuat Sinergi, Bahas Keterbukaan Informasi

  • Trending Topics:
  • Daerah
  • Viral
  • News
  • Pemerintahan
  • Inspirasi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Nasional
  • Budaya
  • Ekbis
  • Politik
kobarnews.id
Kobarnews.id mengangkat berbagai isu, mulai dari politik, pemerintahan, hukum, sosial, ekonomi, pendidikan, kesehatan, lingkungan, budaya, hingga peristiwa dan perkembangan masyarakat di daerah.
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak & Iklan
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Syarat & Ketentuan

2016 © Kobarnews.id. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com