kobarnews.id
Minggu, 25 Oktober 2026
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Lifestyle
  • Hukum
  • Budaya
  • Ekbis
  • Barjas
  • Infrastruktur
  • Inspirasi
  • Kesehatan
  • Kobar Mania
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial
  • Tekno
  • Viral
  • Pandeglang
  • Kabupaten Pandeglang
  • Banten
  • Lebak
  • Kabupaten Lebak
  • Rangkasbitung
  • Pemkab Lebak
  • Wisata Pandeglang
kobarnews.idkobarnews.id
Font ResizerAa
  • News
  • Viral
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Barjas
  • Budaya
  • Daerah
  • Ekbis
  • Infrastruktur
  • Inspirasi
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Kobar Mania
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial
  • Tekno
Search
  • Kanal
    • News
    • Daerah
    • Viral
    • Hukum
    • Ekbis
    • Nasional
    • Kesehatan
    • Internasional
    • Barjas
    • Inspirasi
    • Budaya
    • Kobar Mania
    • Lifestyle
    • Politik
    • Infrastruktur
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Sosial
    • Pemerintahan
    • Tekno
Punya akun? Masuk
Follow US
© 2026 Kobarnews.id. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com
DaerahNewsPemerintahanViral

Musim Hujan Mundur, Banten Siapkan Rekayasa Cuaca

Oleh:
Redaksi
Oleh:Redaksi
Editor
Follow:
- Editor
7 Oktober 2026
Bagikan
3 menit baca
Gubernur Andra Soni saat menerima paparan dinamika iklim dari BBMKG Wilayah II di Gedung Negara Provinsi Banten, Kota Serang.
Bagikan

Kobarnews.id, SERANG – Warga Banten masih harus bersabar menanti datangnya musim hujan. Berdasarkan prakiraan BMKG, musim penghujan tahun ini berpotensi mundur hingga sekitar satu bulan.

Pemprov Banten pun tak mau kecolongan. Selain memastikan ketersediaan air bersih, pemerintah menyiapkan opsi Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) untuk mengantisipasi dampak kemarau berkepanjangan.

Gubernur Banten Andra Soni mengatakan, langkah antisipasi perlu dilakukan sejak dini. Apalagi, kemarau panjang bisa memicu kekeringan, krisis air bersih, gangguan pertanian, masalah kesehatan, hingga bencana hidrometeorologi.

“Perlu diantisipasi mundurnya musim hujan dan dampak kekeringan ini sejak dini,” kata Andra, usai menerima paparan dinamika iklim dari BBMKG Wilayah II di Gedung Negara Provinsi Banten, Kota Serang, Rabu (7/10/2026).

- Advertisement -
Ad image

Menurut Andra, data dan informasi BMKG menjadi pijakan penting pemerintah dalam menentukan langkah mitigasi. Pemprov Banten juga terus berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten/kota untuk memetakan daerah yang membutuhkan penanganan khusus.

Baca Juga:

200 Becak Listrik Bantuan Prabowo Tiba di Lebak, Pengemudi Lansia Segera Kebagian
NasDem Lebak Bidik Kursi Ketua DPRD pada Pemilu 2029
12 Desa di Lebak Bakal Gelar Pilkades Serentak Desember 2027
4.923 Balita di Lebak Alami Stunting, DPRD Desak Pemkab Serius Tangani

Plt Kepala BBMKG Wilayah II Ana Oktavia Setiowati membeberkan, awal musim hujan tahun ini diprakirakan mundur hingga tiga dasarian atau sekitar satu bulan dibanding kondisi normal.

“Wilayah Banten bagian selatan seperti Lebak dan Pandeglang diprakirakan mulai memasuki musim hujan pada November. Sedangkan wilayah Banten bagian utara diprediksi baru memasuki musim hujan pada Desember,” ujar Ana.

Ana menyebut, kondisi tersebut berkaitan dengan fenomena El Nino yang membuat periode kemarau berlangsung lebih panjang.

Baca Juga:

Hari Santri, Wagub Banten Dorong Pesantren Jadi Benteng Literasi dan Moral
Pabrik Sepatu Korea di Lebak Tutup Permanen, 1.100 Karyawan Kena PHK
Bapenda Lebak Gelar Operasi Penagihan Pajak Serentak, Fokus 6 Jenis Pajak
Prihatin Jalan Berlubang di Cisata Pandeglang, Golkar dan Warga Bakal Gelar Aksi Tambal Jalan

Dampaknya bukan perkara sepele. Ketersediaan air bersih bisa menyusut, petani harus menyesuaikan pola tanam, sementara risiko gangguan kesehatan juga meningkat.

- Advertisement -
Ad image

Tak hanya saat kemarau, pemerintah juga diminta waspada ketika hujan mulai mengguyur. Tanah yang lama kering dan merekah berpotensi menimbulkan bencana hidrometeorologi apabila diguyur hujan berintensitas tinggi.

“BMKG dan pemerintah daerah akan melakukan survei bersama,” katanya.

Survei dilakukan untuk memetakan wilayah yang menjadi prioritas penanganan berdasarkan kondisi faktual di lapangan.

- Advertisement -
Ad image

Andra memastikan Pemprov Banten bersama pemerintah kabupaten/kota terus mengupayakan ketersediaan air bersih bagi masyarakat yang terdampak kekeringan.

Bahkan, opsi rekayasa cuaca mulai disiapkan. TMC dapat dilakukan untuk membantu meningkatkan debit air di sejumlah waduk, termasuk Bendungan Karian, jika kondisi atmosfer dan hasil kajian BMKG memungkinkan.

Baca Juga:

Truk Terguling di Tanjakan Batu Cikulur Lebak, Belum Dievakuasi
Dump Truck Diduga Rem Blong Terjun ke Jurang di Lebak, Sopir Patah Hidung
Kejurnas Catur 2026 Digelar di Banten, Diikuti 963 Peserta dari 32 Provinsi
2 Tahun Prabowo-Gibran, KAMMI Serang Raya Soroti MBG hingga Karhutla

“Kalau diperlukan rekayasa cuaca, pemerintah daerah dan BMKG siap bersinergi,” tegas Andra.

Andra menegaskan, pola penanganan kekeringan tidak boleh hanya menunggu bencana terjadi. Pemerintah ingin memperkuat mitigasi sejak awal dengan mengoptimalkan data, peralatan, serta keahlian BMKG.

“Prinsipnya, kita ingin langkah antisipasi yang terencana dengan baik,” pungkasnya. (Red/Fidz)

Bagikan berita ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Copy Link
Sebelumnya Kemenag Lebak Ingatkan PNS Cek Data Simpeg5: “Simpegmu adalah Nasibmu”
Selanjutnya Pejabat Samsat Cilegon Diduga Tinggalkan Kantor Sebelum Jam Kerja Usai
- Advertisement -
Ad image
TERKINI

Beasiswa Santri Lebak Rp 1 Miliar, 100 Santri Dapat Rp 1 Juta per Bulan

Bupati Lebak Ajak Warga Awasi Kualitas Pembangunan Jalan Lingkungan Senilai Rp 3,8 Miliar

Kapolres Lebak Pimpin Green Policing, Tanam Pohon di Muncang

3.592 Kasus TBC Ditemukan di Lebak, Dinkes Gencarkan Tracing hingga Desa

Kemarau Panjang, 75 Desa di Lebak Krisis Air Bersih

- Advertisement -
Ad image
- Advertisement -
Ad image
Berita Terkait
Daerah Hukum

Polda Banten Tanam 1.000 Pohon, Kapolda: Polisi Harus Peduli Lingkungan

Daerah Pendidikan

USBR Gandeng BSN, Mahasiswa Dibekali Strategi Marketing Era Digital

Budaya Daerah

Kapolsek Gunungkencana Hadiri Hari Santri 2026, Diawali Salat Istisqah

Budaya Daerah

Dukung Green Policing, Kapolsek Panggarangan Ajak Warga Tanam Pohon Buah

Daerah Ekbis

DLH Kota Serang Akui Minim Awasi Panglong Kayu yang Bakar Limbah di Kasemen

  • Trending Topics:
  • Daerah
  • Viral
  • News
  • Pemerintahan
  • Hukum
  • Inspirasi
  • Pendidikan
  • Nasional
  • Budaya
  • Ekbis
  • Politik
kobarnews.id
Kobarnews.id mengangkat berbagai isu, mulai dari politik, pemerintahan, hukum, sosial, ekonomi, pendidikan, kesehatan, lingkungan, budaya, hingga peristiwa dan perkembangan masyarakat di daerah.
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak & Iklan
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Syarat & Ketentuan

2016 © Kobarnews.id. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com