kobarnews.id
Jumat, 25 September 2026
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Lifestyle
  • Hukum
  • Budaya
  • Ekbis
  • Barjas
  • Infrastruktur
  • Inspirasi
  • Kesehatan
  • Kobar Mania
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial
  • Tekno
  • Viral
  • Pandeglang
  • Banten
  • Kabupaten Pandeglang
  • Kabupaten Lebak
  • Rangkasbitung
  • Lebak
  • Pemkab Lebak
  • Video viral
kobarnews.idkobarnews.id
Font ResizerAa
  • News
  • Viral
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Barjas
  • Budaya
  • Daerah
  • Ekbis
  • Infrastruktur
  • Inspirasi
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Kobar Mania
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial
  • Tekno
Search
  • Kanal
    • News
    • Daerah
    • Viral
    • Hukum
    • Ekbis
    • Nasional
    • Kesehatan
    • Internasional
    • Barjas
    • Inspirasi
    • Budaya
    • Kobar Mania
    • Lifestyle
    • Politik
    • Infrastruktur
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Sosial
    • Pemerintahan
    • Tekno
Punya akun? Masuk
Follow US
© 2026 Kobarnews.id. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com
DaerahPemerintahanPendidikanViral

Kepala Sekolah di Serang Keluhkan Dugaan Pungutan ‘Partisipasi Dinas’ Usai Pelantikan

Oleh:
Redaksi
Oleh:Redaksi
Editor
Follow:
- Editor
24 September 2026
Bagikan
3 menit baca
Kantor Dinas Pendidikan Kota Serang.
Bagikan

Kobarnews.id, SERANG – Sejumlah kepala sekolah di lingkungan Pemerintah Kota Serang mengeluhkan dugaan adanya pungutan yang disebut sebagai “partisipasi dinas” setelah pelantikan dan penugasan kepala sekolah.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, nilai dana yang diminta bervariasi, mulai dari Rp500 ribu hingga Rp1 juta. Besaran tersebut diduga juga disesuaikan dengan jumlah siswa di masing-masing sekolah.

Keluhan terutama datang dari sejumlah kepala sekolah yang baru mendapatkan penugasan. Mereka mengaku keberatan jika harus mengeluarkan uang ketika baru mulai menjalankan tugas dan melakukan pembenahan di sekolah.

Seorang kepala sekolah yang meminta identitasnya dirahasiakan mengaku ingin menjalankan tugas secara profesional. Namun, ia merasa terbebani dengan adanya permintaan dana tersebut.

- Advertisement -
Ad image

“Saya sebenarnya ingin bekerja lurus dan berbenah di sekolah, tetapi sejak baru dilantik sudah dimintai dana. Untuk sekolah yang jumlah muridnya sedikit, nominalnya sekitar Rp500 ribu sampai Rp1 juta. Sementara kalau sekolah yang muridnya lebih banyak, partisipasinya disebut lebih besar sesuai kesepakatan,” ujarnya kepada wartawan, Kamis (24/9/2026).»

Baca Juga:

Lima Tahun di Huntara Cigobang, Warga Masih Beratap Terpal dan Jalan Belum Diaspal
RTLH Lebak Belum Tuntas, CSR Masih Minim Data
33 Siswa Lebak Lolos OMI Banten, Kemenag Targetkan Prestasi di Tingkat Provinsi
Teguh Santosa: JMSI Dukung Penuh HPN 2027

Diduga Dikoordinasikan Lewat K3S

Menurut informasi yang diterima, pengumpulan dana tersebut diduga dikoordinasikan melalui Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) Kecamatan Serang.

Dalam informasi yang beredar, sejumlah nama dan inisial disebut berkaitan dengan dugaan pengumpulan dana tersebut. Di antaranya E yang disebut sebagai Ketua K3S Kecamatan Serang, R yang diduga berperan sebagai perantara, serta A yang disebut sebagai pegawai pada bidang Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Serang.

Baca Juga:

HUT Banten ke-26 Bakal Meriah, Festival Kebudayaan Digelar 3 Hari
Rapimprov Kadin Banten Lebak: UMKM Jangan Bergantung Bantuan, Modal dan Digitalisasi Jadi Kunci
Hari Tani Nasional, Ketua Komisi II DPRD Banten Dorong Pemerintah Perkuat Pemberdayaan Petani
KRL Rangkasbitung Bakal Makin Rapat, Headway Ditargetkan 4-5 Menit

Namun, informasi tersebut masih memerlukan verifikasi dan klarifikasi dari pihak-pihak yang disebutkan.

- Advertisement -
Ad image

Pertanyakan Dasar dan Peruntukan Dana

Sejumlah kepala sekolah juga mempertanyakan dasar permintaan dana tersebut. Mereka mengaku belum memperoleh penjelasan mengenai dasar hukum, mekanisme penetapan nominal, peruntukan dana, hingga laporan pertanggungjawaban atas uang yang dikumpulkan.

Perbedaan nominal berdasarkan jumlah siswa turut menjadi sorotan. Kondisi ini memunculkan pertanyaan mengenai mekanisme penetapan besaran dana serta kemungkinan kaitannya dengan proses penempatan kepala sekolah.

- Advertisement -
Ad image

Para kepala sekolah yang keberatan berharap Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Serang segera melakukan penelusuran dan memberikan penjelasan secara terbuka.

Mereka menilai pengelolaan pendidikan semestinya mengedepankan transparansi, integritas, dan keteladanan. Setiap bentuk pungutan maupun kontribusi, kata mereka, seharusnya memiliki dasar yang jelas, mekanisme transparan, serta dapat dipertanggungjawabkan.

Baca Juga:

Wagub Dimyati Lepas Kontingen Pramuka Santri Banten, Minta Bangun Jejaring Nusantara
Pemprov Banten Pertajam Kinerja Birokrasi, Target Nilai SAKIP 2026 Capai 70,10
Polda Banten Terima Kunjungan Komisi III DPR, Kapolda Paparkan Penguatan Penegakan Hukum
Kebakaran Lahan 1 Hektare di Bayah Lebak Dipadamkan, Babinsa Turun Tangan

Hingga berita ini buat, belum diperoleh tanggapan resmi dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Serang maupun pihak-pihak lainnya dalam informasi tersebut. (Red)

Bagikan berita ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Copy Link
Sebelumnya OMI 2026, Bukti Talenta Madrasah Lebak Tak Bisa Dipandang Sebelah Mata
Selanjutnya Ratusan Perempuan Kasepuhan Ciusul Jalani Tradisi Neres Usai Panen Raya
- Advertisement -
Ad image
TERKINI

Naker Fest 2026 Dibuka, Bupati Serang Sebut Pengangguran Masih 8,73 Persen

25 Angkot Diduga Digelapkan Pemilik Bengkel di Serang, Dipotong Jadi Rongsokan

Refleksi 500 Tahun Kabupaten Serang Ricuh, PMII Soroti ODOL hingga Pengangguran

Kampus Aman Bukan yang Sepi Laporan Kekerasan

Pemkot Serang Kaji Aturan Kerja Sama PSEL dengan Danantara, Pastikan Tak Bebani Daerah

- Advertisement -
Ad image
- Advertisement -
Ad image
Berita Terkait
Daerah Ekbis

Pemkab Tangerang Perkuat Industri Padat Karya, 3.141 Industri Tersebar di 11 Kawasan

Daerah Ekbis

Banten Raih 3 Penghargaan di FEKDI 2026, Andra Soni Dorong Pemerataan Ekonomi Digital

Daerah

CT Scan RSUD Adjidarmo Lebak Segera Uji Coba, Cek Kesiapan Alat

Budaya Daerah

Ratusan Perempuan Kasepuhan Ciusul Jalani Tradisi Neres Usai Panen Raya

Daerah

OMI 2026, Bukti Talenta Madrasah Lebak Tak Bisa Dipandang Sebelah Mata

  • Trending Topics:
  • Daerah
  • Viral
  • News
  • Pemerintahan
  • Inspirasi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Nasional
  • Budaya
  • Ekbis
  • Politik
kobarnews.id
Kobarnews.id mengangkat berbagai isu, mulai dari politik, pemerintahan, hukum, sosial, ekonomi, pendidikan, kesehatan, lingkungan, budaya, hingga peristiwa dan perkembangan masyarakat di daerah.
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak & Iklan
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Syarat & Ketentuan

2016 © Kobarnews.id. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com